Saturday, April 11, 2015

AT CLOSE 7



Love or Stupid??



Hari hari terus berjalan, beberapa kali Ara mencoba untuk tidak bertemu Kyuhyun dalam kesempatan apapun. Tapi ada saja saat mereka akhirnya bertemu.

“Aah aku lapar sekali Ara..” Kata  SeNa.

“Aku juga, Ayo kita makan..” Sahut Ara.

“Kau memang paling bersemangat kalau sudah urusan makan.”

“Dan kau orang yang paling tepat untuk kuajak makan..”



Mereka berdua berjalan ke kantin dan membeli kupon makanan. Setelah membeli kupon, mereka mengantri untuk memesan makanan yang disediakan. Tapi ada yang menarik perhatian mereka. Kyuhyun tepat di depan mereka. Dia juga sedang mengantri memesan makan. Ara sedikit canggung melihat Kyuhyun berada di depannya. Akhirnya SeNa berada diantara mereka berdua. Kyuhyun menoleh dan menyadari keberadaan Ara. Dia berbalik dan menyuruh SeNa mengambil tempatnya.


Kyu dan Ara sedang berhadapan sekarang.

“Waah, kau gadis tangguh ya? Apa kurang puas hanya satu kelas denganku? Hingga kau mengikutiku di kedai dan di kantin?” Kata Kyuhyun

“Mworago?” Tanya Ara tidak mengerti arah pembicaraan Kyuhyun.

“Kau ingin makan bersamaku?” Tanya Kyuhyun dengan sombongnya.

“Ne?” Ara semakin tidak mengerti.

“Ne?” Tanya Kyuhyun

Akhirnya mereka duduk di meja yang sama bersama SeNa danMinHo. Tidak lama, beberapa gadis yang notabene populer di kampus datang dan menghampiri Kyuhyun. Mereka memandang Ara dengan tatapan ejekan
“Lihat siapa disini…Seleramu benar benar memburuk Oppa?”

“ Maksudmu?” Tanya Kyuhyun pada pentolan gadis popular itu, Jang Nara

“Kau makan bersama gadis asing ini?” Tanya Jang NaRa.

“Dia sangat ingin berada dekat denganku. Dia mengikutiku kemanapun aku pergi.” Kata Kyuhyun

“Benarkah? Ciih tidak punya malu..” Kata NaRa.

“Aku hanya ingin menyenangkan hatinya saja. Dia terlalu berlebihan menganggapku menyukainya.” Kata Kyuhyun berbisik pada Nara. Namun bisikan itu terdengar oleh Ara.  

“Tapi aku ingin makan bersamamu Oppa.” Kata Nara dengan manja.

Ara hanya diam, Dia benar benar tidak bisa mencaci orang dengan bahasa Korea, selain bahasa Koreanya belum begitu matang. Ara bukan tipe orang yang mampu memuntahkan amarahnya begitu saja saat hatinya sakit. Ara akhirnya memilih pergi dari tempat duduknya yang tepat didepan Kyuhyun.

“Kau mau kemana?” tanya Kyuhyun.

“Aku sudah selesai makan.. Kau boleh duduk disini.” Kata Ara pada Gadis gadis itu. Ara bahkan belum menyentuh setengah makanannya. Tapi mendengar kata kata Kyuhyun itu, tiba tiba perutnya merasa kenyang.

“ Apa aku kelihatan sudi makan di bekas tempatmu makan bersama Kyuhyun?”

“Terserah kau saja! Ayo SeNa..” Ara mengajak SeNa yang juga belum menghabiskan separuh makanannya

Ara berjalan cepat keluar kantin disusul SeNa dibelakangnya. Ara menangis sesenggukan. Kenapa Kyuhyun yang dia pikir sangat baik dan bersahabat menjadi sangat merendahkannya hanya karena dia pernah membawakannya semangkuk bubur ke apartemennya. SeNa pun ikut kesal dengan perilaku Kyuhyun kepada sahabatnya. Sisa sisa kekaguman Sena pada Kyuhyun pun lenyap. Berbeda dengan Ara. Walaupun betapa menyakitkannya Kyuhyun memperlakukan dia seperti itu. Ara tetap mencintainya. Ara seperti telah memberikan hidupnya pada Kyuhyun malam itu dan seterusnya dia akan mencintai Kyuhyun sepanjang waktunya. Berada di dekat Kyuhyun menjadi terasa berat untuk Ara. Setiap masuk kelas Musik dan bertemu Kyuhyun, ada rasa ingin menghindar, tapi perasaan cinta Ara membuat Ara juga ingin tetap melihatnya.


Dear God, 
Menjelaskan perasaan cinta memang sangat sulit. Bahkan hampir bisa dibilang bodoh. Seperti perasaanku mencintai Kyuhyun. Semua orang didekatku mengatakan aku bodoh karena mencintai seorang Playboy seperti Kyuhyun. Dengan mudahnya dia berganti menggandeng wanita di depanku. Tapi aku masih mencintainya. Dan masih mencintainya. Merendahkanku didepan gadis gadis populer itu memang menyakitkan. tapi kenapa aku masih mencintainya?

Aku mencintai atau membodohi diri sebenarnya?

No comments:

Post a Comment