Saturday, April 11, 2015

AT CLOSE 10



It's Not the Ending


Kelas Musik Miss In Hye kembali menyapa Ara dan Kyuhyun. Hari ini Miss In Hye akan mengumumkan pemenang tugas pertama beberapa minggu yang lalu. Kyuhyun saja sudah melupakan tugas itu. Tapi bagi Ara, tugas itu tidak akan terlupakan. Kejadian kejadian yang menimpa Ara saat ini tidak lain adalah efek berkepanjangan dari tugas brengsek itu. Mengutuk dirinya yang terlambat  berangkat kekampus dan kejadian kejadian setelahnya. Wajah Ara tidak bersemangat lagi mendengar ocehan Miss In Hye tentang pemenang lagu itu. Di sudut yang lain Kyuhyun juga terlihat cuek tidak peduli.


 Tapi jodoh mereka memang tidak berhenti sampai di situ. Pemenang kontes cipta lagu dari  Miss In Hye pun diumumkan. Sudah bisa ditebak kan siapa yang jadi pemenang? Ya.. Lagu milik Cho Kyuhyun dan Aranita Silva. Mereka kaget dalam posisinya masing masing. Tanpa sadar Kyuhyun tersenyum tapi Wajah Ara malah semakin tegang. Ara harus berhadapan dengan Kyuhyun lagi di luar sana. Seperti yang telah dikatakan Miss In Hye dulu. Pemenang akan tampil di sebuah stasiun televisi pendidikan tentang Musik tentunya. Ini artinya akan ada pertemuan pertemuan lagi dengan Kyuhyun untuk mempersiapkan ini. 
Ara masih mematung, sesekali matanya berkedip dan ketika teman temannya mengucapkan selamat. Ara masih saja membeku tanpa senyum.
“Ara-Sshi  Kyuhyun-Sshi, sudah diputuskan kalau kalian akan mewakili kampus kita di EdK TV. Pengambilan gambar akan dilakukan satu minggu lagi dan saya harap kalian bekerja keras untuk ini. Latihan dilakukan mulai besok setiap pukul empat sore di sini dan akan saya dampingi. Jangan sampai terlambat karena saya benci orang yang tidak tepat waktu.
“Ne Aegeseumnida…” Jawab Ara dan Kyuhyun.

Benar saja apa yang Ara khawatirkan. Mereka akhirnya dipaksa bersama lagi setelah sekian drama hebat menghampiri hubungan mereka. Ara yang sudah lelah dengan Kyuhyun akhirnya harus berhadapan lagi dengannya, menjadi partner bersama sisa sisa kenangan dan luka. Ara tersenyum miris kalau mengingat itu.

“Aaah, kenapa hidupku selalu berurusan dengan Kyuhyun.”

********

1st day training for EdK TV’s performance.

Ara tidak bersemangat di awal latihannya. Hari itu Miss In Hye hanya akan memilih siapa yang memainkan piano dan siapa yang menyanyi. Setelah melakukan percobaan panjang. Akhirnya terpilihlah Ara yang memainkan Piano mengiringi Kyuhyun yang akan bernyanyi. Sesi latihan awal mereka masih saling diam. Membuat Miss In Hye kesulitan berkomunikasi dan menyatukan chemistry mereka. Padahal di dalam CD demo mereka perasaan tentang lagu itu sangat terasa.

“Melihat latihan yang begini saja, saya tahu kalau atmosfer disini tidak menyenangkan.Coba katakan  ada masalah apa kalian berdua?”

“Tidak ada masalah apa apa Miss. Maaf jika saya kurang fokus. Saya akan berlatih dengan baik mulai sekarang.” Kata Ara.

“Atau kuganti saja pemenangnya, Hah??” Miss In Hye mulai naik darah.

“Bisakah…?” Tanya Ara.

“Tidak Usah Miss, kami akan berusaha sebaik mungkin. Ara hari ini mungkin sangat lelah karena dia seharian ini kuliah penuh. Kami berjanji besok kami akan melakukan yang terbaik Miss” Kata Kyuhyun memotong pertanyaan Ara.

“ Apa kau bisa memegang perkataanmu?”

“Tentu… “JAwab Kyuhyun mantap.

“Ara-shi?”

“Ne? Ne…” jawab Ara lemas.

“Baiklah latihan kita selesai sampai disini. Aku juga lelah melihat ekspresi kalian berdua. Tidak menyenangkan” Miss In Hye mengeluarkan kata kata sadisnya lagi dan meninggalkan mereka berdua di dalam ruangan.

“Ara..apa kau sangat tidak professional seperti ini Hah?” Bentak Kyuhyun.

“Diam kau Cho Kyuhyun. Aku lelah meladenimu. Kau pikir aku senang bekerjasama denganmu? Sudah cukup kehadiranku yang selalu kau salah artikan. Sekarang kau mau membentakku juga? ” Ara yang suasana hatinya tidak baikpun meledak ketika mendapat bentakan dari beberapa orang hari ini. Ara melangkah keluar setelah dia merapikan tasnya,  meninggalkan Kyuhyun yang  terkejut ketika Ara mulai marah lebih dari dirinya.
“Anak itu…” Gerutu Kyuhyun.

******
Latihan demi latihan berlalu. Mereka sekarang sudah lebih professional mengesampingkan ego pribadi mereka namun tidak ada kontak yang baik antara Ara dengan Kyuhyun. Mereka tidak saling menyapa, dan berbicara sebatas latihan itu. Setelah latihan berakhir mereka seakan tidak mengenal satu sama lain. Ara selalu meninggalkan Kyuhyun lebih dulu di ruang latihan. Bagi Ara itu adalah bagaimana dia menepati janjinya dulu. Jadi Seindah apapun dentingan piano dan suara lembut Kyuhyun. Tetap saja perasaan yang digambarkan tidak kuat. Masih tanpa nyawa. Mati…

Dua hari sebelum pertunjukan,  latihan dilaksanakan di kelas Musik Modern. Semua teman teman Ara menyaksikannya, tidak terkecuali SeNa. SeNa miris melihat sahabatnya bersanding satu panggung dengan pria yang benar benar menyakitinya. SeNa pasti tahu perasaan Ara. Bukan lagi bahagia Melainkan tekanan, karena kejadian yang terus menerus dengan Kyuhyun. Kali ini dia harus menebarkan senyum palsunya dan mengiringi Pria brengsek itu menyanyi.
Pesona Kyuhyun muncul lagi dibalik suaranya yang menawan. SeNa yang memandang sebalpun akhirnya luluh oleh suara emas Cho Kyuhyun. Gadis gadis disana sibuk memfoto dan histeris mendengar suara Kyuhyun. Memang suara Kyuhyun semacam sihir yang tidak mampu membuat pendengarnya beranjak pergi.


Saenggagi cham manhajyeosseo
Nega tteonan ihuro jageun teum boimyeon Neoya
Itgo sipeun maeumgwa japgo sipeun nae mami
Heongkeureojidorok tto ssawo

Nan oNeuri eoje gatgo naeil gata
Jageun meonjicheoreom naega heulleogaNeun deut hae

Aesseo Neoreul miwohae boryeo hae
Heeojyeoya hal iyul chaja
Geureoda mami deolkeok naeryeoanja
Geu mueotdo itji motan nawa majuchyeo
Ireoke haruga tto

Gieogeul jiuNeun bangbeop
Nae son aNe itdamyeon
Geu ttaeNeun eotteoke halkka
Naeil nuNeul tteosseul ttae
Neoui gieok eopdamyeon
Pyeonhage sal su do isseulkka

Neoran saram, Neoran haengbok, Neoran apeum
Modu sarajimyeon nado sarajil geot gata

Aesseo Neoreul miwohae boryeo hae
Heeojyeoya hal iyul chaja
Geureoda mami deolkeok naeryeoanja
Geu mueotdo itji motan nawa majuchyeo
Ireoke haruga tto heulleo

Sumeul gosi isseulkka
Cham tteugeowotdeon uriui gieogeurobuteo

Jiulsurok NeoNeun teukbyeolhaejyeo
IchyeojiNeun Neoreul chajanae
Na banjjogeuro saragado joha
Geu gieok soge jujeoanja ureodo
Naui haruNeun ontong

Nega anin sarameun saenggak anna
Dareun gieok hana eobtjanha
Na banjjogeuro saragado joha
Geu gieok soge jujeoanja ureodo
Naui oNeureun ontong Neoya

Tepuk tangan teman temannya menggema di seluruh penjuru kelas ketika lagu yang dinyanyikan Kyuhyun Usai dan suara denting piano telah mencapai akhirnya. SeNa pun ikut serta dalam proses pemberian penghargaan itu. Menepuki suara emas Kyuhyun dan permainan Piano sahabatnya. Ara.
 Saat itulah pertama kali setelah bersitegangnya mereka berdua, Kyuhyun melempar senyum pada Ara. Ara bergumam kesal. Apa maksud Kyuhyun melakukan itu padanya. Membuat Ara terpesona lagi? Ara kesal melihatnya.
 Kelas pun usai. Semua mahasiswa telah keluar dari kelas tinggal Kyuhyun dan Ara yang sedang menunggu Miss In Hye untuk mendapat feedback penampilan mereka barusan.

“Ara, apa kau benar benar benci padaku?”

“Kenapa kau tanyakan itu? Bukankah perasaanku tidak penting.” Kata Ara yang sedang bersandar di dinding sambil memejamkan mata karena lelah.

“Bisa kita sudahi ketegangan kita?” itu suara Kyuhyun. Tepat didepan wajah Ara. Saat membuka mata Ara terkejut karena Kyuhyun hanya beberapa centi didepan Ara. Kedua tangannya mengunci Ara di dinding.

“Apa yang kau lakukan. Menyingkir dari wajahku!”
Kyuhyun tidak peduli apa yang dikatakan Ara. Wajahnya semakin mendekat. Segelintir kata terucap dari bibir indah Kyuhyun..

“Mian Hae..”

“Mwo?” Ara terkaget mendengar satu kata yang diucapkan Kyuhyun padanya.

Jeongmal Mian Hae..”

Perasaannya tidak karuan hanya karena Kyuhyun meminta maaf padanya.semburat di matanya seperti mengisahkan penyesalan dalam di hati Kyuhyun.  Seketika perasaan benci itu seperti luntur. 

“Tidak tidak…  Jangan terpengaruh Ara. “ Ucap Ara dalam hati.

“Kau tidak seharusnya melakukan ini disini Cho Kyuhyun! Aranita!”  Miss In Hye telah datang dan memergoki mereka sedang berdekatan. Ara dan Kyuhyun yang kaget sontak menunjukkan reflek. Ara mendorong Kyuhyun dan Kyuhyun melepaskan kunciannya.

“Jiwa muda yang salah tempat kau tau? Fokus saja pada penampilan kalian.” Suara Miss In Hye memekakkan telinga mereka.

“Jeosonghamnida.Kangsanim. kami akan bekerja keras” Kata Kyuhyun.

“Baiklah..ayo keluar dari tempat ini. Aku tidak akan membiarkan kalian berdua disini.”

“Ne…”

Mereka keluar dari ruangan. Setelah memberi salam pada Miss in Hye. Mereka berjalan bersama keluar kampus. Ara melangkahkan kakinya cepat. Dan Kyuhyun mengikuti ritme kaki Ara. Ketika Ara melambat, Kyuhyun juga ikut menurunkan ritme kakinya. Gemas melihat tingkah Kyuhyun, Ara akhirnya bersuara.

“Apa lagi?”

Kyuhyun meraih tangan Ara dan menyeret Ara ke dalam mobilnya.

“Yaak Cho Kyuhyun apa apaan kau..Yaak..” Teriak Ara.

“Diamlah aku akan mengantar kau pulang…”

“Atas Ijin siapa? Hah?”

Kyuhyun menancap gas  kencang mobil miliknya. Tidak peduli Ara marah padanya. Yang terpenting bagi Kyuhyun adalah permintaan maaf untuk Ara.

“ Dimana rumahmu?”

“Turunkan saja aku di supermarket.”

“Aku ingin mengantarmu pulang, Ara.”

“Aku sedang tidak ingin berdebat denganmu. Turunkan aku di supermarket. Aku mau belanja. Aku lapar aku ingin memasak. Bisa tidak kau sehari saja tidak menyulitkanku” Ara merengek pada Kyuhyun dan menjatuhkan kepalanya disandaran jok mobil Kyuhyun.

“Kau lapar? Kenapa tidak bilang… Ayo kita makan dulu sebelum pulang.”

Anni…aku ingin pulang segera. Aku lelah.”

“Katamu kau lapar? Kau mau apa? Ramen, Jjajangmyeon, Bulgogi, Tobokki..?”

“Indonesia…aku ingin makan masakan Indonesia.”
Kyuhyun mencari letak restoran Indonesia dengan GPS di mobilnya. Setelah menemukannya, Mobil melaju sesuai arahan suara dari GPS mobilnya.

“ Selamat malam… sapa penjaga pintu di luar sambil membukakan pintu pada Ara dan Kyuhyun.

Ara membalasnya dengan tersenyum. Menu Indonesian Fusion tersaji didepan mereka. Kyuhyun kebingungan membaca.

“Apa menu special di restoran ini?” Tanya Kyuhyun.

“Bebek Ingkung dan sambel korek bawang…” Kata Pelayan dengan pakaian batik itu.

“Apa katanya?” Tanya Kyuhyun pada Ara.

“. Kau kupesankan saja dan makan dengan tenang lalu kita pulang”

“ Ne…”

Setelah menyantap menu udang bakar saus madu dengan nasi timbel serta es Dawet kerinduan Ara akan Indonesia menyeruak. Benar benar Indonesia. Musiknya pun musik musik tradisional Indonesia.Lagu dari daerah Sumatera, Kampuang nan Jauh di mato. Membuatku ingin kembali ke kampuangnya. Terlebih pria ini membuat Ara sulit menjalani hidupnya di kampus. Rasanya ingin kembali ke Indonesia.
Sepanjang perjalanan pulang, Ara diam saja melihat ke luar jendela. Tanpa melihat ke Arah Kyuhyun.

“Dimana rumahmu?”

“Turunkan saja aku di depan rumah sakit YN.”

“Kau sakit…”

“Aku mau pulang…”

“Kenapa di depan rumah sakit?”

“Karena tempat tinggalku di belakang rumah sakit itu.” Ara berkata sambil tetap memalingkan wajahnya.

“Aaa… aku kira kau sakit.”

“ Kalau aku sakit itu pasti karena kau membuatku menderita. Aku juga heran kenapa aku berada disini bersamamu. Sesuatu yang sangat tidak aku inginkan lagi yaitu berurusan denganmu..”

Kyuhyun menghentikan mobilnya dan kali ini ingin berbicara serius pada Ara.

”Kenapa berhenti ? kau menurunkan aku disini? Baiklah..aku akan turun. Berada disampingmu membuatku teringat hal menyebalkan” Ara sudah membuka mobil saat Kyuhyun menarik tangannya kembali.

“Tunggu dulu, aku mau bicara..”

“ Kyuhyun kau tau tidak aku sangat lelah?”

“ Sebentar saja..” Kyuhyun menatap dengan penuh permohonan.

“Jjinjja… jangan menatapku seperti itu. Cepat apa yang mau kau katakan?"

“ Apa kau benar benar menderita karena perlakuanku?”

“Eoh…”

“Kau benci padaku..”

“Eoh…”

“Seberapa benci?”

“Tidak ada yang menandingi.”

Jeongmal?”

“Ne…”

“Mian hae..”

“Mwo?”

“Mian…”

“Untuk apa?”

“karena telah membuatmu menderita.”

“Lalu apa yang harus kujawab?”

“Apa saja…aku menerima jika kau tidak memaafkanku. ”

“ Apa saja?”

“Ne…”

“Jalankan mobilnya aku mau pulang, atau lepaskan tanganmu dari tanganku karena aku benar benar mau pulang.”

“Araa-ya…”

“Cho Kyuhyun-Sshi.. aku lelah.”

“Kau dulu sangat semangat saat bersamaku, sekarang kau hanya berkata lelah lelah dan lelah.”

“Jangan anggap sama gadis yang disebelahmu sekarang dengan gadis yang kau usir saat membawakanmu bubur. Mereka berbeda.”

“Kau mengungkit lagi…”

Eoh, Apa maafmu juga termasuk kejadian itu?”

“Kau ingin aku minta maaf soal itu juga?”

“Em, Lupakan saja…antar aku pulang.”

“Kau belum memberi jawaban atas permintaan maafku.”

“ Aku benar benar lelah hari ini. Kau bisa antarkan aku pulang saja tanpa sepatah katapun?"

"Baiklah.." Kyuhyun Akhirnya menyerah.

No comments:

Post a Comment