At Close...
3 Tahun Kemudian…..
Tiga tahun berlalu Ara sudah menjalani
hidupnya dengan normal. Dia terus berkarya di kampus barunya. Dia sudah
mendapatkan gelar pianis terbaik di kampusnya, tampil di berbagai acara formal
di sekolahnya maupun di luar sekolah, dan dia juga menjadi salah satu pemain piano
dalam Manhattan Orchestra. Orkestra terbaik se New York.
Dia
menjadi gila bermain musik. Datang ke klub piano setiap ada perkumpulan atau
mencoba ke klub alat musik lainnya jika dia tidak terlalu sibuk. Dia juga sudah
belajar bermain biola, serta sekarang sedang mencoba berlatih Harpa. Tidak ada
waktu baginya untuk mengurusi urusan cinta yang berujung penghianatan.
Mahasiswa di Manhattan School of Music
juga banyak yang berasal dari Negara Negara selain Amerika. Beberapa dari
eropa, dan segelintir orang Asia dan Afrika. Orang Indonesia bisa dihitung
dengan jari. Ada 3 atau 4 orang termasuk Ara.
Ara ingin sekali melupakan Korea,
menjalani hidup barunya di New York dengan musik musik disekelilingnya. Alih
alih ingin melupakan seluruh kenangannya di Korea tapi dia masih berkomunikasi dengan Miss In Hye untuk sekedar berbagi ilmu dan berdiskusi tentang musik.
Miss In Hye juga lulusan Manhattan School of Music . Itu yang membuat dia
menyayangkan bakat luar biasa Ara dalam bermusik apabila hanya berada
ditempatnya dulu. Dia bisa berkembang lebih dari yang dia mau. Dengan alasan
itulah Miss In Hye membantu Ara dalam perekrutan beasiswa dan sekarang Ara
membawa bukti keyakinan Miss In Hye
padanya.
Miss In Hye sempat menemuinya di New York saat Miss In Hye berada di sana untuk kepentingan kerjasama kampusnya di
Korea dengan mantan kampusnya. Mereka bertemu di cafe park Manhattan dan tentunya saling merindukan seperti kawan
lama yang bertemu dan Ara juga menanyakan kabar kawan kawannya di Korea. Tiba
tiba miss In Hye menceritakan tentang Kyuhyun. Bahwa dia sudah benar benar
terkenal di Korea dan beberapa Negara di Asia. Miss In Hye pernah meyakini bahwa Ara dan Kyuhyun akan menjadi
musisi musisi yang sukses. sekarang terbukti pada akhirnya.
“Kau masih berhubungan dengan Kyuhyun, Kau harus meminta
tandatangannya sekarang karena dia sudah menjadi penyanyi terkenal.” Miss In
Hye berkata dengan nada suara bahagia melihat anak didiknya sukses.
“Eo? Benarkah?” Ara sebenarnya tidak terlalu kaget. Dia
mendampinnginya saat Kyuhyun mencoba merangkak naik. Mendengarnya sukses, sedikit
membuatnya bahagia.
Pembicaraan tentang Kyuhyun sebenarnya adalah hal yang sangat ia
hindari. Mengingat betapa sulitnya Ara bangkit dari keadaan saat Kyuhyun
menghianatinya.
“Ne… aura keartisannya sudah terlihat semasa kalian kuliah
bersama.”
Ara hanya tersenyum miris mendengar
cerita tentang Kuhyun. Bukan miris terhadap prestasinya, tapi pada dirinya
sendiri. Berbicara tentang Kyuhyun selalu berujung dengan kenangan bersamanya.
Ara selalu mencoba melupakan semua tentang Kyuhyun dan mencoba berdamai dengan
kisah masa lalunya itu. Namun yang terjadi bukannya melupakan, namun
pengingkaran. Pengingkaran pada kenyataan, bahwa dia belum mampu melupakannya.
Ara hanya melakukan repress repress tak berguna yang akhirnya memunculkan Kyuhyun
sebagai Objek mimpinya.
Lalu dia menanyakan SeNa pada Miss In Hye. Anak itu masuk jurusan musik
tapi akhirnya harus mengembangkan bisnis property milik ayahnya. Yaa,
SeNa sahabat terbaik Ara. Kau jadi pengusaha ternyata.
Bagian terpenting dari pertemuan itu
adalah Miss In Hye menginginkan Ara
hadir di Seoul dalam seminar beasiswa. Mennginginkan mahasiswanya untuk
melihat bukti nyata sebuah kerja keras.
“Kau disini tidak untuk pergi dari
sekolahmu di Seoul, kuharap kau juga bisa kembali ke sana bersamaku suatu saat
dan kita bangun sekolah kita lebih baik dari sekolah manapun.” Kata Miss In
Hye.
****
Di Korea, Kyuhyun juga menjalani hidupnya
dengan baik. Namun kali ini benar benar tanpa skandal wanita. Jadwal mini
konsernya di seluruh kota membuat dia sibuk memperkenalkan lagu barunya sebagai
single andalan album ini. Beberapa tawaran konser juga datang dari luar Negeri.
Termasuk Indonesia. Namun untuk konser di luar Negeri. Kyuhyun masih tergabung
dalam konser satu agensi yang menaunginya, yaitu SM Entertainment..
Semua media memberitakan penyanyi yang
sedang naik daun itu. Pesona alami yang disadari oleh semua wanita dan membuat
iri banyak pria. Suara lembutnya yang memanjakan semua telinga yang mendengar.
Menjadi bintang tamu disemua acara variety show.
Untuk merangkak naikpun seorang Cho
Kyuhyun butuh perjuangan. Album pertamanya masih kurang sempurna karena
kesalahan agensi memilih Single pertamanya menjadi penyebab Kyuhyun butuh waktu
yang lama untuk naik. Saat lagu
yang diciptakan Kyuhyun bersama Ara, “Eternal Sunshine” menjadi single ke dua.
Barulah Kyuhyun menjadi sangat populer. Selang waktu berlalu kini dia
sedang mempromosikan mini Album keduanya. Dan Lagu yang menjadi single
pertamanya adalah lagu ciptaannya sendiri. “At Close.”
Kyuhyun tumbuh menjadi penyanyi yang
dicintai para wanita tapi dia menjadi sangat dingin dengan wanita. Image playboy yang melekat padanya
seakan hilang sudah. Memandang wanita saja rasanya malas, apalagi harus
menjalin hubungan dengan wanita. Beberapa rumor mengatakan bahwa dia adalah
seorang Gay, karena tidak pernah terlihat menggandeng wanita. namun rumor itu
tidak lantas membuat Kyuhyun ingin menggandeng wanita. Usianya sekarang sudah
menginjak 26 tahun. Dan dia dicintai fans wanita karena tidak pernah terlibat
skandal dengan wanita. Itu yang membuat Kyuhyun dijuluki the Frozen Prince.
*******
Ara tiba dari bandara Incheon dan dijemput
oleh Miss In Hye. Sungguh di luar
dugaan Miss In Hye membawa serta
SeNa. Setelah berpelukan dan saling melepas rindu. Ara diantarnya ke hotel dan
mereka mengobrol banyak.
“ Hai nona pengusaha, bisakah kau disini saja bersama ku. Tidak
berada di kantor sehari atau dua hari tidak akan membuat perusahaanmu bangkrut
kan?” Kata Ara menggoda SeNa dan meminta SeNa menemaninya di hotel hingga acara
seminar itu usai dua hari kedepan.
“Jadi kau disini selama dua hari?”
“Ne, aku juga ingin pulang ke Indonesia..”
“Apa tidak bisa lebih lama?”
“Hotel ini hanya menampungku dua hari, jadi aku akan di Seoul
selama dua hari.”
“Ara-shi, katakan saja kau mau tempat tinggal seperti apa
disini? Kau mau apartemen? Condominium ? Atau Flat? Katakan saja padaku.
Aku akan menyediakannya untukmu.”
“Aash Jinjja, Kau pengusaha baru ya? Bagaimana jika kau merugi
karena memberikan Apartemen padaku.
“ Yak Ara-ya, ku berikan satu rumah yang sama dengan miliku padamu
saja aku sanggup. Kau ini benar benar… “
“Aaa… sahabatku ini benar benar seorang chaebol rupanya.”
“ haha… kau baru tahu itu…?”SeNa menyombongkan diri.
“lalu kenapa kau susah susah sekolah musik, jika Ayahmu telah
mempersiapkan masa depanmu sebagai penerusnya?” Ara menggoda SeNa.
“Yaaak, jjinjja. Kau seperti Kyuhyun saja selalu mencibirku.” Kata
itu lah yang terlontar dari bibir SeNa.
“Mwo?” Ara kaget dengan apa yang dikatakan Sena, bertanya pelan.
SeNa menyadari ucapannya salah segera menutup mulutnya dan menunduk.
“Mian Ara..aku tidak bermaksud mengatakan itu. Ah ya, kau mau kita keliling Seoul dan
membeli kopi seperti yang kita lakukan dulu ? Aku sangat rindu masa masa itu.”
SeNa mencoba mengalihkan pembicaraan.
“Aku juga rindu….” Tatapan Ara justru beralih ke jendela kamar
hotelnya yang memperlihatkan sebuah theme park. “Aaah ini Lotte world. Kenapa
harus di hotel ini acaranya? Ini acara pendidikan atau bermain main.” Pikirnya
******
Kopi yang sama, Americano selalu menjadi minuman wajib bagi Ara
dikedai manapun yang dia masuki. Tiba tiba cafĂ© itu memutar lagu milik Cho Kyuhyun… .Ara
benar benar mengenali tiap desah suaranya.
Ara terdiam menikmati kopinya. Walau sebenarnya dia sedang
mendengarkan lagu Kyuhyun dengan baik. Tatapannya mengarah ke meja yang dia
tempati. Menyadari suasana hati Ara sepertinya memburuk SeNa menawarkan Ara
untuk pergi dari kedai.
“ Ara-ya, apa kau ingin kita pergi saja dari sini?.”
“ Annio, aku ingin
mendengarkan lagu ini sampai selesai kau diamlah sebentar.”
“Eo? Nde…”
“Aku hanya ingin tau pria seperti apa yang mempu membuat lagu
sedalam ini. Apa dia benar benar sangat kehilangan wanitanya? Lalu apa yang
membuat wanita itu meninggalkannya? Kenapa harus menyadari saat dia sudah
pergi. ”
“Ara? Nae Gwaencanha yo?
“Ne…” Kata Ara sambil menggenggam kopi miliknya.
“ Apa kau tahu lagu ini? Pernah mendengarnya? ” Tanya SeNa
memastikannya pada Ara.
“ Annio… Aku hanya tau
siapa yang menyanyi.”
Ara dan Sena membisu mendengarkan lagu itu sampai selesai.
“ Saat kau pergi tanpa mengabarinya. Hidupnya cukup berantakan.
Dia menyesal telah melakukan kesalahan itu. Dia hampir gila menanyakanmu padaku
setiap hari. Dia mencarimu sampai akhirnya dia putus asa.”
“ Kenapa dia mencariku setelah dia berkhianat didepan mataku.”
“ Aku tau dia sangat menyesal. Dan dia selalu mengatakan ini tidak
seperti yang kau duga. Aku bahkan heran Kyuhyun bisa segila itu. Kau tau
setelah kau pergi. Dia tidak terlihat menggandeng seorang gadis lagi.Dia hampir
gila karena kehilanganmu”
“ Dia memang tidak boleh mengumbar kalau dia punya kekasih karena
dia sudah terikat kontrak dengan agensi.”
“Entahlah, tapi dia benar benar kehilanganmu Ara.”
“Shin Min Ah, kekasihnya pasti menghiburnya. Mereka
pasti berhubungan setelah aku pergi”
“Annio… sejak saat itu
Kyuhyun tidak terlihat bersama. proyek duetnya bahkan hancur, Kyuhyun membatalkannya
secara sepihak. Dulu saat awal kau pergi, dia setiap hari datang padaku. Dia
datang ke rumahku hanya untuk menanyakanmu apa aku telah menemukanmu. AKu jadi
ikut gila karena tingkahnya. Dan lagu yang baru kau dengar tadi adalah puncak
dimana dia sangat putus asa mencari keberadaanmu sehingga dia membuat lagu itu
untukmu.” SeNa menceritakan Asal bagaimana Lagu itu dibuat.
“Jangan menebak nebak tentang lagu itu.”
“Aku sangat yakin, lagu ini dia ciptakan untukmu.”
“Se Na -ya, aku ingin pulang ke hotel. Lelah rasanya.”
Ara memang lelah, tapi alasan dia ingin pulang adalah tidak ingin
mendengar tentang Kyuhyun lagi.
“Eo? Baiklah…”
********
Ini adalah lagu yang didengarkan oleh Ara di kedai kopi bersama
SeNa.
(AT CLOSE- CHO KYUHYUN)
Dwitmoseubi cham yeppeotguna
GaNeun Neol bogoseoya alge doeeosseo
Nunmul heullinikka mam apeuguna
UNeun Neol, gaNeun Neol bogoseoya arasseo
GaNeun Neol bogoseoya alge doeeosseo
Nunmul heullinikka mam apeuguna
UNeun Neol, gaNeun Neol bogoseoya arasseo
Ije waseo mianhae
Jinjak Neol araboji motan
Na cham useupji na cham useupji
Tteonagaji marajwo
Butjabado Neon gagetjiman
Na cham motnatji na cham motnatji
Jinjak Neol araboji motan
Na cham useupji na cham useupji
Tteonagaji marajwo
Butjabado Neon gagetjiman
Na cham motnatji na cham motnatji
Wae sarangeun ijeseoya aNeun geolkka
Wae nunmureun ijeseoya naNeun geolkka
Wae geureokedo nan Neol mollasseulkka
Cham sarangeun, cham sarameun babo gatda
Wae nunmureun ijeseoya naNeun geolkka
Wae geureokedo nan Neol mollasseulkka
Cham sarangeun, cham sarameun babo gatda
Ne soNeun cham ttatteutaetguna
Neul japdeon Ne cheoNeul ijeya Neukkyeo
NeoNeun cham nunbichi yeppeosseotguna
Neul utdeon, nal bodeon Ne moseumman saenggangna
Neul japdeon Ne cheoNeul ijeya Neukkyeo
NeoNeun cham nunbichi yeppeosseotguna
Neul utdeon, nal bodeon Ne moseumman saenggangna
Ije waseo mianhae
Jinjak Neol chaewojuji motan
Na cham useupji na cham useupji
Tteonagaji marajwo
Imi Ne mameun tteonatjiman
Na cham motnatji na cham motnatji
Jinjak Neol chaewojuji motan
Na cham useupji na cham useupji
Tteonagaji marajwo
Imi Ne mameun tteonatjiman
Na cham motnatji na cham motnatji
Wae sarangeun ijeseoya aNeun geolkka
Wae nunmureun ijeseoya naNeun geolkka
Wae geureokedo nan Neol mollasseulkka
Cham sarangeun, wae sarangeun
Wae nunmureun ijeseoya naNeun geolkka
Wae geureokedo nan Neol mollasseulkka
Cham sarangeun, wae sarangeun
Wae sarangeun ijeseoya aNeun geolkka
Wae nunmureun ijeseoya naNeun geolkka
Wae geureokedo nan Neol mollasseulkka
Cham sarangeun, nae sarangeun pabo gatda
Wae nunmureun ijeseoya naNeun geolkka
Wae geureokedo nan Neol mollasseulkka
Cham sarangeun, nae sarangeun pabo gatda

No comments:
Post a Comment