Saturday, April 11, 2015

AT CLOSE 12


Sudah Ku Bilang Ini Bukanlah Akhirnya


The day.


Kyuhyun mengambil kunci mobilnya setelah berdandan dengan sangat rapi. Blazer Casualnya telah menambah beberapa persen ketampanannya. Kini dia dijalan menuju rumah Ara.


Ara yang sudah selesai berdandan hanya berdiri di depan meja riasnya. Meyakinkan dirinya apakah dia benar benar sudah cantik. Suara Klaksonpun dari bawah terdengar. Ara yang menantikan kedatangan pria itu segera menghambur ke luar. Disana terlihat Kyuhyun sedang berdiri disamping mobilnya menunggu partnernya turun. Ara sudah gugup untuk tampil di televisi dan sekarang dia gugup berada satu mobil dengan Kyuhyun. Tentu ini bukan yang pertama Ara bersama dengan Kyuhyun dalam satu mobil. Tapi ini lebih pada kata kata Kyuhyun semalam. Tapi bukannya Kyuhyun mengatakan itu hanya sebuah candaan.

Pertunjukan pun dimulai. Mereka sangat serasi dengan pakaian yang mereka pakai. Miss In Hye dan banyak teman wanita Ara dan Kyuhyun di sana. Tentu saja untuk melihat mereka tampil sebagai pianis dan penyanyi.
Semua mata dan telinga dimanjakan oleh kolaborasi hangat mereka. Wajah tampan, tinggi dan suara indah. Bagaimana bisa penonton tidak terkesima. Cho Kyuhyun benar benar menunjukkan pesona alaminya. Ara yang sibuk dengan pianonya saja masih sempat memandang Cho Kyuhyun walau hanya terlihat punggungnya saja. Aah gila, perasaan seperti ini muncul lagi. Hanya melihat punggungnya saja Ara sudah cukup senang. Pasti menyenangkan mereka yang disana. Penonton yang bisa melihat Kyuhyun tampil didepan dan mengedarkan pandangnya.  “Kau bicara apa Ara?! Semua wanita disini iri padamu karena bisa mengiringi Kyuhyun bernyanyi.” Ucap ara dalam hati dan segera berfokus pada dentingan pianonya. Setelah mencapai akhir, penonton riuh bertepuk tangan mengiringi usainya lagu yang dibawakan Kyuhyun dan Ara.
******
Di ruang tunggu Kyuhyun dan Ara merasa lega dan tersenyum.

“Gumawo Ara-shi..kau sangat keren.” Ucap Kyuhyun.

“ Kau juga, semua wanita di luar sana pasti sedang tergila gila padamu.”

“ Bukankah kau sudah tau dimanapun aku berada, pasti ada banyak wanita yang menggilaiku?” kata Kyuhyun yang benar benar dikenal Ara, sangat besar kepala.

“Yaak, Cho kyuhyun brengsek bagaimana bisa kau tampil disini tanpa memberitahuku..” Teriak seorang yeoja cantik yang tiba tiba masuk  ke  ruang tunggu mereka. Dan memukul kepala Kyuhyun dengan sebuket bunga. “ Ini untukmu…” Kata Wanita itu lagi.

 “Gumawo…kau tidak meberiku pelukan?” Kata Kyuhyun sambil memandangnya. Mereka berduapun saling berpelukan beberapa lama.

“Lain kali saat kau tampil  tanpa memberitahuku lagi kubunuh kau dengan tongkat Anggarku.” Kata wanita itu.

Ara kaget melihat pemandangan ini,dadanya sesak tiba tiba. Kata kata wanita tadi memang terlihat kejam. Tapi Ara merasakan kedekatan yang tidak biasa. Mereka saling menyayangi tentu saja, terlihat dari pelukan Kyuhyun yang sangat hangat. Yang melihatnya pun akan merasakan hal itu.

“Astaga, Ada apa denganku? apa aku akan diperlakukan seperti kejadian bubur lagi. Aku akan diusir pergi lagi oleh Kyuhyun untuk yang ke dua kalinya. Hm… “ Ara mendengus walau masih terlihat Syok. Seharusnya Ara tau bagaimana Kyuhyun memperlakukan wanita. Dia kan benar benar playboy. “Kau harusnya tau Ara..” Batin Ara.
Sebelum kejadian itu terulang lagi. Ara berinisiatif untuk keluar dari dari ruangan itu. Menyadari Ara sepertinya salah memahami. Kyuhyun  melepas pelukan itu serta merta memanggil Ara dan mengenalkan wanita itu.

“Ara kau mau kemana? Aku ingin memperkenalkan seseorang padamu.”

“Eo? Aku mau keluar sebentar mencari udara segar. Sebentar saja…” kebohongan Ara tertangkap di matanya. 

Kyuhyun menarik tangannya dan membawa Ara pada wanita itu. “Kenalkan, Ini adalah Noona ku. Cho Ah Ra.”

Seketika Ara merasa nafasnya kembali teratur dan sesak pada dadanya berhenti.

“Noona? Kau punya Noona?”

“Ne, Dia adalah Noona ku, Cho Ah Ra namanya. Hampir sama kan dengan namamu. Namun tetap saja panggilanmu dan dia sama. Karena itu lah namamu tidak begitu asing ditelingaku walau kau bukan orang Korea. “ Jelas Kyuhyun.

“Hai Eonnie, aku Aranita. Kau bisa memanggilku Ara.. aku teman kampus Kyuhyun“

“ Hai, Aku Cho Ah Ra. Kau pasti kaget dengan kedatanganku ini dan mengata ngatai adikku seenaknya. Mian telah mengejutkanmu. “

“ Gwaen canha… banyak sekali wanita yang mengata ngatai adikmu kalau kau tau.. “ Canda Ara pada Kakak perempuan Kyuhyun.

“ Tentu saja, Dia kan laki laki brengsek. Ah ya, kau yang memainkan piano tadi kan?” Tanya Ah Ra. Dan Ara mengangguk. 
“Kalian sangat keren.. Ara-Shi tolong jaga uri Kyuhyun dengan baik ya.. kau benar benar menemukan bakatnya. “ Pinta Ah Ra pada Ara.

“ Ne Eonnie..”

“Yaak Ara, sejak kapan kau begitu akrab dengan Noonaku? Noona, aku sudah berbakat sejak lahir kau tau? .”
“Ne… Aegesseo…  Aaa, aku mau pergi dulu. Bersenang senanglah…” Kata Cho Ah Ra 
“Kau tidak mau makan denganku dulu? “ Pinta Kyuhyun yang sepertinya sangat merindukan kakaknya. 
“Aku mau ke Jepang sore ini. Suamiku telah menungguku di sana.”
“ Hyungnim disana?”
“ Iya, kemarin dia sampai di jepang. Aku harus menemuinya sebelum dia pergi lagi kan?”
“ Arraseo…Kasian sekali Noonaku ini punya suami seorang kapten kapal.  Tak punya waktu bersama. hati hati Noona… aku akan merindukanmu.” Kata Kyuhyun  sambil memeluknya.
“ Ne… “ Ah Ra pun membalas pelukannya.
Cho Ah Ra meninggalkan Ara dan Kyuhyun. Kyuhyun duduk dan melihat Ara tersenyum kearah Ah Ra.
“Hei, Noona ku sudah pergi. Kau mau memberikan senyum itu pada orang yang tidak melihatmu?”
“ Noonamu sangat cantik…”
“Kau bisa lihat kan betapa tampan adiknya? Pasti Noonanya juga cantik.”
“Kau mulai lagi…” Ara duduk disamping Kyuhyun.
“Kau khawatir dia kekasihku ya?” Goda Kyuhyun.
“Annio…”
“Aku melihat ekspresi bodohmu saat aku memeluk kakakku.”
“ AKu hanya terkejut Eonnie mengataimu seperti itu.”
“Kau selalu menyangkal yaa… dasar pembohong. Ayo kita pergi.”
“Kemana?”
“Kencan…”
“Mworago?”
“Aku kan sudah bilang hari ini kita akan berkencan.”
“Kaau bilang kau hanya bercanda kan?”
“ Entahlah, tapi pagi ini aku berubah pikiran dan ingin mengajakmu berkencan.”
“ Mwo? Wae?”
“Kau terlalu banyak bertanya. Menyebalkan… ikut saja denganku. Eoh?”
“ Eodiga?”
“Kemana ya? Kau punya usul kencan pertama kita?”
“Kencan pertama? Maksudmu?”
“ Aah…kau ini.” Kyuhyun terasa gemas dengan Ara karena terus bertanya. Kyuhyun menarik Ara ke mobilnya dan menyuruh Ara masuk.
“Tapi Kyu, Bukankah acaranya belum selesai?”

“ Kita sudah menyelesaikan tugas kita, dan lainnya akan dibereskan Miss In Hye. “
“Kita mau kemana?”

“ Lotte world..”

“Eoh?”

“ Kau tidak suka? Apa kita ke bioskop saja?”

“Aaah tidak, aku suka Lotte world.”

“Kau pernah ke sana sebelumnya.”

“Ne, bersama adik adik SeNa saat liburan sekolah.”

*********
Tiba di pintu masuk Lotte World, disambut Badut badut lucu nan menggemaskan yang mengucapkan selamat datang dan melambaikan tangan.
“ Kyuhyun-ah, kau mau memfotoku dengan mereka?”
Kyuhyun membidikan kamera warna putih yang digenggamnya.

“ Kyuhyun-ah, ayo kita berfoto bersama badut badut itu.” Senyum Ara terlihat sangat lebar menandakan kebahagiaan bersama Kyuhyun.

Mereka berjalan menyusuri tiap arena permainan, menaiki bianglala, roller coaster,menonton parade laser, membeli pop corn, dan es krim. Mereka saling melempar senyum dan memperhatikan satu sama lain. Mungkin saat ini lah Kyuhyun mulai menaruh hati pada Ara. Wanita yang sempat disakitinya. Kyuhyun melihat Ara sangat jauh berbeda dengan wanita wanita yang mengejarnya. Mungkin saat itu Kyuhyun menganggapnya sangat murahan dan tidak punya harga diri. Tapi kali ini yang dilihatnya adalah Ara, seorang wanita yang tegar dihantam perlakuan buruk dirinya. Memang Ara sangat kasar akhir akhir ini padanya, itu membuat Kyuhyun semakin bersalah, tapi itu yang membuat Kyuhyun semakin ingin berada dekat dengannya.

“Ara-ya.. apa hari ini kau senang?”

“Ne… aku sangat suka Lotte world dan duduk disini bersamamu” Kata Ara membuat Kyuhyun merasa berhasil mengambil hati Ara.

“ Ara-ya, mungkin aku tidak akan membawamu duduk di sini setiap hari. Tapi aku berjanji aku akan duduk bersamamu. Dimanapun itu.”

“Kyuhyun-ah..kau bicara apa?” Ara memanggil nama Kyuhyun, tapi Kyuhyun mengatupkan mulut Ara dengan tangannya. 

“Dengarkan dulu.. Ara-ya, sepertinya aku menyukaimu..ah tidak aku benar benar menyukaimu. ”
Ara melongo tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari mulut Cho Kyuhyun. Pria yang selama ini menggelayuti hatinya kini  sedang menyatakan suka padanya. Rasanya seperti mimpi. Aah pasti ini tidak benar..

“Dengar, kali ini aku akan membagi waktuku denganmu, duduk bersama denganmu, berbagi meja makan denganmu, dan melakukan apapun bersamamu. Jadi jangan pernah lari dariku. Eoh?”

“Ne? Eoh..” Ara masih tercengang dan tidak sadar dengan apa yang diucapkannya. 

“Dan satu lagi jangan coba coba menolakku ya!  Ku bunuh kau jika menolakku."

“ Kau benar benar…” JAwab Ara kesal.

 "Kyuhyun-ah, Lalu bagaimana wanita wanitamu yang bertebaran dimana mana? Aku bisa dibunuh mereka jika ketahuan berpacaran denganmu"

"Mereka yang mengejarku dan aku menerimanya. namun berbeda dengan dirimu. Kau mengejarku, aku menolakmu, lalu kau acuh padaku, tapi aku malah mengejarmu. Bukankah kau terdengar sangat keren? Aku tidak pernah melakukan ini sebelumnya. Dan untuk mereka, acuhkan saja. Jangan ladeni mereka. "

"Hei, Aku tidak mengejarmu.”

“Kau mengejarku!” Dengan tatapan menggodanya dan wajah aegyonya. Sungguh menawan…

“Annio…” Ara menutupinya dengan berbohong. “ Ah iya, Lalu bagaimana dengan wanita wanita yang mengejarmu?" Tanya Ara lagi.

"Aku berjanji padamu akan mengacuhkan mereka.."

"Jeongmal? memangnya bisa melakukannya?"Goda Ara.

"Percayalah..." Kyuhyun dengan serius meyakinkan.

" Aku akan percaya kalau kau membuktikannya.."

"Otte?”

“Carilah caranyaa Kyu…” Ara merengek minta pembuktian.

“ Lalu setelah itu  kau akan menerima perasaanku?"

"Ne, Huuh, Sebenarnya aku sudah lama menyukaimu, dan saat kau membenciku, itu adalah hari hari terburukku disini. Aku benar benar tidak tahan harus menghindarimu karna kau tidak nyaman berada dekat denganku. Tapi apapun akan ku lakukan. Asal kau nyaman berada di lingkunganmu tanpa ada gangguan dariku."

“Jadi selama ini kau..”

“Aku juga sempat membencimu akhir akhir ini. Karena kau hidupku agak sulit. Aku tidak bisa makan dikantin karena takut melihatmu, jadi aku makan di luar bersama SeNa, aku tidak bisa berjalan di kampus dengan tenang karena takut melihatmu dan dimaki maki olehmu lagi, aku tidak bisa pulang saat kau berada di pintu depan kampus.Aku sebenarnya ingin mengakhirinya. SeNa terus saja memaksaku mengakhiri juga. Tapi aku sudah berjanji padamu, aku bukan tipe orang yang suka mengingkari janjiku.  Aku bahkan berpikiran untuk kembali ke Indonesia. Karena mungkin tidak melihatmu lebih baik daripada aku melihatmu tapi kau sama sekali tidak mau melihatku.”

Kyuhyun tidak menyangka pengorbanan Ara sedalam itu. Kyuhyun yang mulanya menganggap hal itu sangat mudah dilakukan Ara ternyata tersimpan kesulitan yang besar dan itu karena dia. Kyuhyun akhirnya benar benar jatuh cinta pada yeoja ini. Kyuhyun seperti menemukan orang yang berbeda. Wanita biasa yang menyukainya akan rela membuang waktu mengejar ngejar dia agar kyuhyun mau menerima cintanya dan tidak peduli ketika Kyuhyun menyuruhnya pergi. Tapi Ara, dia rela menjauhi Kyuhyun hanya agar Kyuhyun nyaman berada di tempatnya. Dia mencintainya, tapi membiarkan orang yang dicintainya bahagia jauh darinya. .

 Ia memajukan tubuhnya mendekati Ara.

“Mian hae Ara-ya.. aku membuat hidupmu sulit. Mianhae…”  Kyuhyun memeluk tubuh mungil yang duduk terpaku melihat perlakuan Kyuhyun. 

No comments:

Post a Comment