Saturday, April 11, 2015

AT CLOSE 4



Anyeong readers, Happy reading


Memories and New Friend


Ara berjalan gontai melewati koridor kampus, dia akan pulang setelah melewati kuliah sepanjang hari ini. SeNa sudah pulang lebih dulu karena sudah dijemput ayahnya. Seo Jin? Dia bolos kelas hanya karena ada janji dengan dokter Gong. Kampus masih ramai walau sudah pukul lima sore.  


Kuliahnya hari ini cukup berantakan. Ini karena kejadian malam itu. Ara tidak berhenti memikirkan betapa bodohnya dia dan betapa dia tidak bisa menyangkal kalau dia benar benar menyukai Kyuhyun. Bahkan lebih dari itu, mungkin mencintai Kyuhyun seiring berjalannya waktu.
Diperjalanan pulang, dia melihat Kyuhyun sedang bermain basket di lapangan bersama teman teman populernya, termasuk MinHo yang mengabarkan Kyuhyun sakit. Aku sedikit kesal dengan pria itu, tapi juga berterima kasih karena melihat kenyataan.  Kyuhyun tertawa lebar bersama teman temannya. Ara  berhenti dan memandang Kyuhyun. Ara hanya berpikir, begitu bodohkah dia jatuh cinta pada pria yang membuatnya patah hati dan saat ini pria itu masih bisa tertawa bersama teman temannya.
Saat sedang memandang Kyuhyun. Tanpa sadar Kyuhyun menengok kearah Ara.  Menyadari mata mereka bertemu Ara  membuang pandangannya  dan segera berjalan pergi. Kyuhyun masih melihatnya. Lima detik Kyuhyun memandang Ara,  kemudian  meneruskan mendribel bola.
Ara berjalan sangat cepat, hingga dia melihat sosok yang sepertinya tidak asing. Ah, iya pria taxi di apartemen itu,  dengan cepat Ara membalikkan badannya dan bersembunyi dikoridor kecil masuk sebuah  ruang kelas. Ara bahkan sangat malu untuk bertemu dengannya sejak kejadian itu.
“ Bagaimana bisa dia di sini, di sekian banyak tempat kenapa harus di kampus ini juga ?” Gerutu Ara pada dirinya sendiri. 
 Sayangnya, Eun Hyuk telah melihatnya lebih dulu dan mengetahui kalau Ara bersembunyi dibalik koridor itu. Ara mencoba bersembunyi dengan menempel pada tembok serasa sedang bersembunyi dari kejaran musuh, namun Eun Hyuk  malah mendekatinya. DIa juga berdiri di luar koridor menunggu Ara keluar dari persembunyiannya. Setelah waktu sangat memungkinkan Eun Hyuk sudah jauh dari tempatnya bersembunyi. Dia lalu berbalik dan mencoba mengintip dengan membungkuk dari pojok koridor. Kancing baju seseorang terlihat didepan matanya. 

“ Hai, gadis Lift 26…” Sapa Eun Hyuk pada Ara.

“ Omo…” Ara kaget karena Eun Hyuk ternyata ada di depannya persis.

“ Kenapa kau kaget begitu?” Eun hyuk tersenyum geli melihat Ara yang ketahuan sedang bersembunyi.

“Tidak…” Kata Ara dan berlalu begitu saja

“Hei, kau sedang bersembunyi dariku ya?” Tanya Eun Hyuk sambil terkekeh.

“Bersembunyi darimu? Memangnya ada apa aku harus bersembunyi darimu?” Kata Ara ketus

“ Kau masih dingin padaku setelah apa yang kulakukan untukmu kemarin. Yaa… tanpa bantuanku kau mungkin saja saat itu berlari ditengah hujan dan meratapi tangisanmu itu sejadi jadinya. Apa kau ingin membuat drama menyedihkan? Apa kau tidak mau berterimakasih padaku walau cuma sekali saja…”

”terimakasih? Kau itu menambah level moodku jadi lebih buruk…apa bagusnya terimakasih padamu?”

“Oke oke… kalau kau tidak mau berterimakasih padaku. Paling tidak sebutkan namamu!?”

“Kau tidak menyerah ya, dasar pria gila.” Kata Ara sambil berjalan meninggalkan Eun Hyuk.

Tiba tiba Ara melihat Kyuhyun berjalan kearah dia berada bersama Eun Hyuk sekarang. Karena panik Ara akhirnya berbalik dan menarik Eun Hyuk untuk menutupinya dari penglihatan Kyuhyun. Eun Hyuk sedikit kaget lalu kemudian tersenyum.

“Ssst…. Diam..tetap seperti ini! Jangan bergerak… tetap seperti ini…!!” Pinta Ara. Eun Hyuk lalu mengambil posisi menutupi Ara. Kyuhyun melewati mereka berdua, melihat Eun Hyuk dari belakang namun tidak melihat wajah Ara.
 “Aah, banyak juga pasangan yang berkencan di kampus. Seperti tidak ada tempat lain saja..” Kata Kyuhyun pada teman temannya sambil terus berjalan. Kyuhyun semakin jauh, Ara dan Eun Hyuk masih pada posisi mereka.

“Hei, Kau tidak mau melepasku?” Kata Ara. Eun Hyuk lalu melepaskan Ara.

“Sepertinya kau harus berterimakasih lagi padaku, karena kau tidak terlihat oleh Kyuhyun.“

“terimakasih?”

“Iya…”

“Haruskah?”

" tapi kenapa kau bersembunyi darinya?”

“Apa terlihat jelas aku menghindarinya?”

“Sshh…. Aku rasa begitu..” Jawab Eun Hyuk tidak begitu tertarik.

“ Gumawo….” Ara singkat ingin menghentikan pembicaraan itu lalu berjalan keluar kampusnya dan Eun Hyuk terlihat mengikuti Ara dari belakang. 

“Hei apa begitu saja mengucapkan terimakasihnya?Ash… kau benar benar…”

“Lalu kau mau apa?Apa kau meminta imbalan atau semacam hadiah dariku?” Tanya Ara sedikit kesal karena terus diikuti Eun Hyuk.

“Ne….”

“Apa?”

“Nama….namamu..”

Ara bahkan tercengang ketika Eun Hyuk hanya ingin tahu namanya. 

“Namaku Ara, Aranita Silva Sutedja” Jawab Ara dengan tersenyum.


“Ooh, , itu namamu? “ Kata Eun Hyuk baru mengerti.

“Ne…” Singkat Ara.

“ Dari penampilanmu, kau mahasiswa sini juga?” Tanya namja yang sepertinya meminta perhatian Ara itu.

“Juga? Apa kau juga?”

“Iya,  School of Dance”

Jeongmal?”

“ Ne, Kau mau bukti? Apa aku harus menari untukmu disini..”

“Kenapa kau repot membuktikannya dengan cara seperti itu. Kau bisa menunjukkan kartu mahasiswamu?”

“Aaa… kau benar. kau mau kopi?” Tanya Eun Hyuk

*********

“ Americano…” Kata Ara

“ 2 Americano…” Kata Eun Hyuk pada pelayan cafĂ©.

“Kau pernah kemari?” tanya Eun Hyuk pada Ara.

“Tidak pernah, ini pertama kalinya..”

“Kau harus coba es krim kopinya, sangat lembut dan enak. Mau ku pesankan sekalian?”

“Tidak usah, kan kita sudah memesan Americano..”

“Tidak apa apa jika kau mau…”

“ Tidak usah…kau mau membuatku begadang semalaman?”

“Kurasa begitu…” Goda Eun Hyuk

“Hish, ku pukul kau..” Ara semakin kesal dengan Namja satu ini.

“kenapa galak begitu…Oiya ngomong ngomong, Kau dari departemen apa?" 

" Aku dari departemen instrumental music. Kau sendiri?"

"Aaah, kau satu departemen dengan Kyuhyun. Aku dance performance.  Lalu dari mana asalmu?”

“Indonesia..”

“Indonesia? I heard, Indonesia is beautiful place to travel.” Kata Eun Hyuk dengan bahasa Inggrisnya yang fasih.

“That’s true Eun Hyuk-Sshi” Jawab Ara singkat.

“Lalu kenapa kau pindah ke Korea jika Negaramu sangat Indah…”

“Aku ingin menambah pengalamanku.”

“Why Korea…?”

“ Apa kau punya tempat lain yang harus ku tuju?”

Anni…” Jawab Eun Hyuk cepat.

“Jadi berhenti bertanya kenapa Korea..”

“ Ar Ra…. Ar Ra…”

“Ciih… jadi kau mahasiswa ? tapi melihatmu begini, Aku meragukan kemampuanmu…”

“ Apa? Kau meragukan kemampuanku?” Tanya Eun Hyuk sambil tertawa.

“Kenapa tertawa?kenapa tertawa?” Tanya Ara

“Aku Eun Hyuk, semua mahasiswa seni tari mengenalku. Kau tau apa yang dia kenal dariku?”

“Apa?” Tanya Ara penasaran.

“Yang jelas aku tidak terkenal karena Playboy seperti pria yang kau temui itu…”

“Aaish… kau benar benar menurunkan mood baikku..” Namja ini benar benar mampu membuat Ara kesal.

“Permisi, dua Americano. Selamat menikmati…” Pelayan kedai datang membawakan dua americano pesanan mereka.

Mereka mengobrol menghabiskan waktu dan bercerita banyak hal. Eun Hyuk adalah pria yang mudah akrab, dan Ara merasa terhibur bercerita banyak dengannya.

“Kau mau kuantar pulang?”

“Tidak usah, aku naik taksi saja.” Kata Ara.

*****
10.00 PM

“Ah melelahkan sekali.. bagaimana bisa si Eun Hyuk terus saja bercerita tanpa henti. Dia benar benar pria yang cerewet…” Kata Ara setelah pulang ke rumah sewanya.

No comments:

Post a Comment