Saturday, April 11, 2015

AT CLOSE 13




Bunga bunga yang tumbuh itu Indah


Belum sebulan sejak mereka memutuskan untuk berbagi hidup bersama,kisah cinta Kyuhyun dan Ara telah dengan cepat menyebar diseluruh penjuru kampus. Dan Ara didapuk sebagai gadis yang paling dibenci oleh wanita wanita di kampusnya. Dia adalah wanita nomer satu yang akan menjadi bulan bulanan wanita wanita penggila Kyuhyun. Setiap langkahnya akan diamati, setiap tindakannya akan dicari celah bobroknya agar bisa dijatuhkan didepan Kyuhyun sekalipun. Wanita Korea memang semengerikan itu. Sudah semacam sasaeng.. padahal Kyuhyun belum menjadi seorang artis.


“Se Na -ya , semakin hari aku semakin takut pada semua wanita di sini. Mereka seperti mau menerkamku.” Ara bercerita tentang kegelisahannya pada SeNa.

“Sudah kubilang kan saat itu?  Ada beberapa wanita yang menolak berkencan dengan idol karena tidak tahan dengan sasaeng mereka.”

“ Yaak, kau pikir Kyuhyun idol terkenal?”

“Almost… ”

“ Ne, aku jadi khawatir.” Kata Ara sambil terus memandangi meja didepannya. 

“apa yang kau khawatirkan? Kyuhyun? Kau harusnya mengkhawatirkan dirimu sendiri. Kau slalu menjadi incaran wanita wanita itu.”

“Sejak penampilan kami di Tv  sebulan yang lalu,dia mendapat tawaran dari Agensi SM entertainment… huuh, impiannya benar benar terwujud.  Kyuhyun akan semakin terkenal.”

“ Chagiya, kau terlihat murung ?” Tanya Kyuhyun yang baru saja datang menghampiri kekasihnya.

“Benarkah..? Aku hanya sedang lelah? Oppa, Apa kelasmu sudah selesai..”

“Ne…aku ingin cepat cepat bertemu denganmu. “ kata Kyuhyun sambil menunjukkan wajah aegyonya.

“Ciih, kalian bisa tidak melakukan ini dibelakangku.. aku benar benar cemburu.” Kata SeNa.

“Kau? Apa kau penggemarku juga?”

“ Mallddo Andwae….aku cemburu karena Ara kau ambil dariku cho Kyuhyun” Sena sebal mendengar pertanyaan itu. terlihat begitu congkak.

“ Oppa, SeNa bahkan lebih dulu menyukaimu daripada aku.” Kata Ara.

Jeongmalyo? Jadi aku merusak persahabatan kalian?” Kata Kyuhyun sambil terkekeh.

“Apa kau pikir begitu?” SeNa mulai sebal dengan pasangan ini. ” Mereka selalu mengerjaiku. Awas saja kalau aku sudah punya pacar. Akan ku kerjai mereka..” Gerutu SeNa.

“Kau tidak mau makan?” Tanya Kyuhyun pada Ara.

Anni…aku tidak lapar.”

“Kau diet?”

Annio… aku sedang tidak lapar.”

“Wajahmu lesu, tapi kau tidak mau makan. Jangan jangan.. Yaak, Se Na -ya kau mengajaknya berbelanja lagi kan?”

“ Ne?” SeNa selalu jadi bahan semprotan Kyuhyun jika terjadi apa apa pada Ara .

Annio…” kata Ara membela SeNa.

“ Haaish, kau selalu saja menyalahkanku kalau terjadi sesuatu pada Ara. Kuberitahu padamu yaa Cho Kyuhyun-Sshi… Ara hampir dibuat stress karena wanita wanita yang menggilaimu itu. Setiap hari hanya mendapat terror dan dicibir dimana mana. Kau seharusnya menjaganya kalau memang kau mencintainya. Jangan membuat dia menghadapi fans gilamu itu sendirian.”

Jeongmal? Kau benar benar stress karena itu? Assh…padahal mereka sudah tidak ku pedulikan. Apa mereka menyakitimu?” Tanya Kyuhyun dengan nada khawatir.

“Gwaencanha…” Kata Ara menenangkan Kyuhyun.

“Mian hae,, aku membuat hidupmu sulit lagi.”

Jeongmal Gwaenchana…”

“Bagaimana kalau malam ini  kita berkencan, akan kuajak kau  ke Namsan Tower. Aku tebak kau pasti belum pernah kesana. ”

“Jjinjja?”

“Ne, aku tidak mau membuatmu sedih karena memikirkan gadis gadis itu.”

“ Apa kalian akan mengajakku…?” tanya SeNa pada Kyuhyun dan Ara dengan penuh harap.

“Mana ada orang berkencan membawa temannya, enyahlah SeNa-ya..” Kata Kyuhyun dengan nada kerasnya.

“Hassh kalian menyebalkan sekali, lagipula jaman sekarang mana ada pasangan pergi ke Namsan tower. Kau harusnya membawanya ke pusat perbelanjaan Cho Kyuhyun-Sshi atau paling tidak dinner di tempat yang mewah”

“Ara tidak gila belanja sepertimu Han Se Na- Sshi. “

“Aku tidak suka dinner yang seperti itu, rasanya kaku.”

“Kau dengar kan SeNa-Sshi?”

 “Haah, baiklah. Kalau begitu aku pulang dulu KyuRa-shi, pasangan termenyebalkan abad ini.”  SeNa tidak tahan melihat kemesraan mereka berdua hingga dia akhirnya memutuskan untuk pulang.

“Se Na -ya, Aku ikut kau pulang ne?” Kata Ara sambil beranjak dari kursi yang didudukinya. Namun belum sampai Ara melangkah. Kyuhyun menarik tangannya dan mendudukan Ara kembali.

“Sudah kubilang jangan pernah lari dariku..” Kata Kyuhyun mengeluarkan jurus mautnya yang membuat wanita tidak akan beranjak pergi. 

“Hehe, Aku cuma bercanda.” Kata Ara sambil tersenyum.

“maksudmu?”

“ Ne, kau memang paling hebat membuat wanita tidak bisa menolak maumu, pantas saja para gadis disini tidak ada yang meninggalkanmu, Oppa.”

“Dan kau harusnya takut kalau meninggalkanku, bagaimana oppamu yang tampan ini akan dikerubuti gadis gadis cantik saat kau tidak ada..” Wajah Aegyonya malah nampak menyebalkan karena kata katanya.

“Ndee, aku akan khawatir dengan itu, Eo? Ayo kita pulang, Oppa” kata Ara sebal.
Kyuhyun tersenyum melihat wajah Ara yang sebenarnya kesal dengan yang diucapkan Kyuhyun. Lebih tepatnya cemburu? Mungkin saja. Mereka berjalan bersama, jelas saja semua mata menatap pada mereka. Pasangan baru yang sangat tidak diharapkan oleh gadis gadis yang menamai dirinya Sparkyu, fans berat Kyuhyun.

“kita pulang kemana?” Goda Kyuhyun

“Apa maksudmu kemana? Oppa antar aku ke rumah, dan setelah itu Oppa pulang ke apartemen.”

“Ara-ya, Ayo kita tinggal satu rumah!”

“Mworago??”

“Sepasang kekasih disini biasa melakukan itu.Lagipula kau hidup sendiri dan aku juga sendiri. Itu juga akan menghemat uang sewa bulananmu kalau kau tinggal bersamaku di apartemen”

“Shiro yo.. Di negaraku tidak diperbolehkan  hal semacam itu”

“Tapi ini kan bukan di negaramu.. Ayolah.”

“Shiro…Aku akan dibunuh ayah ibuku kalau tau aku tinggal bersama pria asing disini, kultur kita sedikit berbeda kalau masalah seperti ini. Mian..”

“Engg….” Kyuhyun memperlihatkan muka memelas yang sangat jelek.  

“Berhenti melakukan itu lagi Cho Kyuhyun-sshi. Aash…Geumanhae.. aku malu punya pacar seperti itu.”  Kata Ara.

“Jadi kau tidak mau tinggal bersamaku?” Tanya Kyuhyun untuk yang terakhir kalinya.

“Kau mau tinggal bersamaku?” Goda Ara. Kyuhyun mengangguk senang berharap Ara akan menyetujui hal itu.

“Ada syaratnya…”

“Apa?” Kyuhyun mendengarkan dengan seksama apa yang Ara akan bicarakan.

“Datanglah ke Indonesia temui orang tuaku dan ajak aku menikah.” Ara tersenyum puas mengerjai Evil satu ini.

“Mwo ya?? Bukannya aku tidak mau. Tapi bukankah kita masih terlalu muda membahas pernikahan.” Kyuhyun beralasan.
“Hish, Kau pikir aku mau menikah denganmu?” Ara masih menggoda Kyuhyun sambil berlalu pergi.

“Apa? Jadi kau tidak mau menikah denganku.” Kyuhyun kesal mendengar kata kata Ara barusan.

“Anni…mendengar jawabanmu tadi aku jadi tidak yakin, entahlah” Kekeh Ara.

“Awaas kau yaa Ara-sshi… hei…hei.”



****

Ara sangat sibuk memandang laptopnya. Mengisi sebuah Applied beasiswa dari sekolah musik di Amerika. Entah mengapa harapan menjadi seorang pianis  terkenal bergelayut dipikiran Ara. Ambisinya semakin kuat ketika teman temannya mengatakan bahwa Ara tidak sehebat itu dalam bermain piano. Dan hanya sebuah kebetulan saja bahwa Ara memenangi tugas perdana itu bersama Kyuhyun. Mereka menganggap semuanya adalah Hasil kerja keras Kyuhyun dan Ara hanya mendompleng saja. Ara memang membuktikan musikalitasnya di Kampus. Tapi tetap saja mereka mengambil celah buruk Ara.
          Mati matian Ara mencari info tentang beasiswa keluar Negeri. Dengan bantuan Miss In Hye, Setelah mendapatkannya Ara langsung saja mendaftar di beberapa sekolah musik di luar Negeri. Dan Negeri yang dituju adalah Negeri Paman Sam. Ara bukannya tidak mau mendaftar di Eropa. Tapi Ara memang sudah terlanjur menginginkan beberapa sekolah musik di Amerika.  Applied dikirim bersamaan dengan Sebuah Essai dan segudang prestasi yang dimiliki Ara di Indonesia, maupun di Korea. Pengumuman tahap pertama akan diumumkan satu minggu kemudian.

*****
                Kyuhyun mencari jam tangan Rolex miliknya, dan menghambur keluar apartemennya untuk menemui Ara. Hari ini mereka akan berkencan dan tujuan mereka adalah Namsan tower, dimana menara setinggi 273 meter yang menyuguhkan keindahan korea itu berada. Sudah kewajiban bagi pasangan untuk datang ketempat itu dan menuju Love Lock. Tempat setiap pasangan akan memasang gembok dan konon cinta mereka akan abadi. Ini memang terlihat konyol tapi banyak dilakukan oleh mereka. Kencan sederhana yang menyenangkan.
Bulan bulan berlalu dan Kyuhyun mulai disibukkan dengan aktifitas barunya sebagai Trainee di salah satu agensi besar di Korea, SM entertainment yang telah diketahui di seluruh Negeri bahwa merekalah pencetak penyanyi penyanyi terbaik. Dan kini agensi besar itu merekrut Cho Kyuhyun. Cho Kyuhyun tentu saja senang. Cita citanya menjadi penyanyi dan musisi akan segera terwujud. Kerja keras Kyuhyun selama ini akan segera terbayar dengan debut pertamanya. Kyuhyun berlatih sangat keras hingga tidak ada waktu untuk bersama Ara.
Ara mencoba mengerti. Kekasihnya sedang mengejar mimpinya. Dan dia merasa tidak berhak menuntut  apapun walau hanya sekedar berkencan atau makan bersama.  Walaupun pertemuan sudah sangat jarang, tapi komunikasi mereka masih baik. Ara sangat memahami semua yang sedang Kyuhyun perjuangkan. Dan Ara juga akan membantunya jika dia membutuhkannya.
Sesibuk apapun, Kyuhyun tetaplah manusia, sampai pada akhirnya Kyuhyun sakit, dia mengalami sakit tipus karena terlalu lelah mempersiapkan debut pertamanya. Dan orang yang selalu ada di sampingnya adalah Ara. Ara menjaga Kyuhyun siang dan malam. Ara pergi hanya untuk kuliah dan berganti baju di rumah. Ara menyiapkan segala yang Kyuhyun butuhkan saat dia tergeletak lemas di rumah sakit dengan baju biru mudanya. Ara adalah yeoja yang setiap hari mengkhawatirkan Kyuhyun saat dia sedang tidak menungguinya.

“Chagiya…Kubawakan bunga Crisant kuning untukmu.. Apa kau suka?” Kata Ara pada Kyuhyun dan mengganti bunga yang layu diatas mejanya.

“aku tidak suka bunga..”

“Jjinjja yo? Kau mau aku membuangnya saja?” Tanya Ara polos.

“Aku lebih suka kau disini bersamaku daripada  bunga krisan itu.”

“Nee chagi, aku akan bersamamu seharian ini. Kau senang?” Kata Ara sambil mencium pipi kekasihnya itu. Kyuhyun mengangguk dan tersenyum. “Lalu bagaimana bunganya? Kubuang saja kalau kau tak suka.”

“Jangan chagi,  bunga itu cantik..”

“Lalu aku?” Ara iri karena tidak mendapat pujian yang sama dengan bunga yang ia bawa itu.

“Kau juga chagi, bahkan lebih cantik.” Kyuhyun tertawa kecil. Dan Ara menunjukkan muka tidak percaya pada bualan kekasihnya itu.
“Chagi, Aku ingin berjalan jalan. Aku sangat bosan di sini.” Pinta Kyuhyun.

“ Aaah, baiklah Oppa. Kau mau ke taman samping rumah sakit? Disana ada banyak anak anak bermain.”

“ Ne…”

Kyuhyun berjalan dengan infus masih menempel di tangannya dan Ara yang mendorong tiang infusnya. Menatap sekeliling dan merasakan segarnya udara di luar ruang rawatnya.

“Chagiya…aku ingin segera pulang. Aku rindu kamarku, aku rindu menjemputmu ke kampus, aku rindu kita berkencan, aku juga ingin ke agensi”

“Ciih, pembohong.  Bukannya selama ini aku sudah terbiasa sendiri tanpa berkencan denganmu dan dijemput olehmu? Kau hanya merindukan kamarmu dan juga agensimu, Oppa” Goda Ara pada Kyuhyun.

“Mian hae Chagi, aku terlalu sibuk dengan aktifitas baruku.” Sesal Kyuhyun.

Gwaencanha…aku mengerti. Aku tidak akan menuntut apapun padamu. Ini adalah impianmu Oppa. Hanya saja, jangan membuatku ingin pergi, jangan berubah, tetaplah disampingku”

“Gumawo…. Ara-ya” Wajah Kyuhyun menatap Ara dan mencium kening kekasihnya. Ara hanya tersenyum menanggapi kecupan di dahinya.




*****

Hari dimana Kyuhyun pulang ke Apartemennya. Ara datang bersama SeNa untuk menjemput Kyuhyun. Kali ini mereka menumpang mobil SeNa karena Kyuhyun pasti tidak bisa membawa mobilnya.

“Gumawo Se Na -ya..” Kata Kyuhyun.

“Ommona. Mwo? daebak. Akhirnya seorang Cho Kyuhyun  bisa juga mengucapkan terimakasih padaku…” SeNa terheran heran.

“ Aku benar benar mengucapkan terimakasih padamu..”Kata Kyuhyun seperti ingin menjelaskan sesuatu.

“Santai saja, kau adalah pacar sahabatku. Jadi kau adalah sahabatku juga. Perkara mudah hanya menjemputmu di rumah sakit.” Kata SeNa mencoba membuat suasana menjadi santai. 

“Bukan itu…”

“Lalu..?” Tanya SeNa penasaran.

“Terimakasih karena menjaga Ara selama aku tidak mendampinginya.”

“Yaaak, hentikan omong kosong itu Cho Kyuhyun-sshi. Aku benci mendengarnya.” SeNa kesal karena digoda Kyuhyun. Kyuhyun terkekeh puas melihat SeNa kesal. Dia berhasil membuat SeNa iri karena tidak punya kekasih.

"Kau benar benar mau kuturunkan disini ya?" suara SeNa semakin keras dan Tawa kyuhyun pun semakin meledak. 

“Bagaimana Byung So mu?” Tanya Ara.

“Pria itu, Aah jangan tanya dia. Pria itu memang brengsek semuanya.”

No comments:

Post a Comment