Bunga bunga yang tumbuh itu Indah
Belum sebulan sejak mereka memutuskan
untuk berbagi hidup bersama,kisah cinta Kyuhyun dan Ara telah dengan cepat
menyebar diseluruh penjuru kampus. Dan Ara didapuk sebagai gadis yang paling
dibenci oleh wanita wanita di kampusnya. Dia adalah wanita nomer satu yang akan
menjadi bulan bulanan wanita wanita penggila Kyuhyun. Setiap langkahnya akan
diamati, setiap tindakannya akan dicari celah bobroknya agar bisa dijatuhkan
didepan Kyuhyun sekalipun. Wanita Korea memang semengerikan itu. Sudah semacam
sasaeng.. padahal Kyuhyun belum menjadi seorang artis.
“Se Na -ya , semakin hari aku semakin takut pada semua wanita di
sini. Mereka seperti mau menerkamku.” Ara bercerita tentang kegelisahannya pada
SeNa.
“Sudah kubilang kan saat itu? Ada beberapa wanita yang
menolak berkencan dengan idol karena tidak tahan dengan sasaeng mereka.”
“ Yaak, kau pikir Kyuhyun idol terkenal?”
“Almost… ”
“ Ne, aku jadi khawatir.” Kata Ara sambil terus memandangi meja
didepannya.
“apa yang kau khawatirkan? Kyuhyun? Kau harusnya mengkhawatirkan
dirimu sendiri. Kau slalu menjadi incaran wanita wanita itu.”
“Sejak penampilan kami di Tv
sebulan yang lalu,dia mendapat tawaran dari Agensi SM entertainment…
huuh, impiannya benar benar terwujud. Kyuhyun akan semakin terkenal.”
“ Chagiya, kau terlihat murung ?” Tanya Kyuhyun yang baru saja
datang menghampiri kekasihnya.
“Benarkah..? Aku hanya sedang lelah? Oppa, Apa kelasmu sudah
selesai..”
“Ne…aku ingin cepat cepat bertemu denganmu. “ kata Kyuhyun sambil
menunjukkan wajah aegyonya.
“Ciih, kalian bisa tidak melakukan ini dibelakangku.. aku benar
benar cemburu.” Kata SeNa.
“Kau? Apa kau penggemarku juga?”
“ Mallddo Andwae….aku cemburu karena Ara kau ambil dariku cho
Kyuhyun” Sena sebal mendengar pertanyaan itu. terlihat begitu congkak.
“ Oppa, SeNa bahkan lebih dulu menyukaimu daripada aku.” Kata Ara.
“Jeongmalyo? Jadi aku
merusak persahabatan kalian?” Kata Kyuhyun sambil terkekeh.
“Apa kau pikir begitu?” SeNa mulai sebal dengan pasangan ini. ”
Mereka selalu mengerjaiku. Awas saja kalau aku sudah punya pacar. Akan ku
kerjai mereka..” Gerutu SeNa.
“Kau tidak mau makan?” Tanya Kyuhyun pada Ara.
“Anni…aku tidak lapar.”
“Kau diet?”
“Annio… aku sedang tidak
lapar.”
“Wajahmu lesu, tapi kau tidak mau makan. Jangan jangan.. Yaak, Se
Na -ya kau mengajaknya berbelanja lagi kan?”
“ Ne?” SeNa selalu jadi bahan semprotan Kyuhyun jika terjadi apa
apa pada Ara .
“Annio…” kata Ara
membela SeNa.
“ Haaish, kau selalu saja menyalahkanku kalau terjadi sesuatu pada
Ara. Kuberitahu padamu yaa Cho Kyuhyun-Sshi… Ara hampir dibuat stress karena
wanita wanita yang menggilaimu itu. Setiap hari hanya mendapat terror dan
dicibir dimana mana. Kau seharusnya menjaganya kalau memang kau mencintainya.
Jangan membuat dia menghadapi fans gilamu itu sendirian.”
“Jeongmal? Kau benar
benar stress karena itu? Assh…padahal mereka sudah tidak ku pedulikan. Apa
mereka menyakitimu?” Tanya Kyuhyun dengan nada khawatir.
“Gwaencanha…” Kata Ara menenangkan Kyuhyun.
“Mian hae,, aku membuat hidupmu sulit lagi.”
“ Jeongmal Gwaenchana…”
“Bagaimana kalau malam ini kita berkencan, akan kuajak
kau ke Namsan Tower. Aku tebak kau pasti belum pernah kesana. ”
“Jjinjja?”
“Ne, aku tidak mau membuatmu sedih karena memikirkan gadis gadis itu.”
“ Apa kalian akan mengajakku…?” tanya SeNa pada Kyuhyun dan Ara
dengan penuh harap.
“Mana ada orang berkencan membawa temannya, enyahlah SeNa-ya..”
Kata Kyuhyun dengan nada kerasnya.
“Hassh kalian menyebalkan sekali, lagipula jaman sekarang mana ada
pasangan pergi ke Namsan tower. Kau harusnya membawanya ke pusat perbelanjaan
Cho Kyuhyun-Sshi atau paling tidak dinner di tempat yang mewah”
“Ara tidak gila belanja sepertimu Han Se Na- Sshi. “
“Aku tidak suka dinner yang seperti itu, rasanya kaku.”
“Kau dengar kan SeNa-Sshi?”
“Haah, baiklah. Kalau
begitu aku pulang dulu KyuRa-shi, pasangan termenyebalkan abad ini.” SeNa
tidak tahan melihat kemesraan mereka berdua hingga dia akhirnya memutuskan
untuk pulang.
“Se Na -ya, Aku ikut kau pulang ne?” Kata Ara sambil beranjak dari
kursi yang didudukinya. Namun belum sampai Ara melangkah. Kyuhyun menarik
tangannya dan mendudukan Ara kembali.
“Sudah kubilang jangan pernah lari dariku..” Kata Kyuhyun
mengeluarkan jurus mautnya yang membuat wanita tidak akan beranjak pergi.
“Hehe, Aku cuma bercanda.” Kata Ara sambil tersenyum.
“maksudmu?”
“ Ne, kau memang paling hebat membuat wanita tidak bisa menolak
maumu, pantas saja para gadis disini tidak ada yang meninggalkanmu, Oppa.”
“Dan kau harusnya takut kalau meninggalkanku, bagaimana oppamu
yang tampan ini akan dikerubuti gadis gadis cantik saat kau tidak ada..” Wajah
Aegyonya malah nampak menyebalkan karena kata katanya.
“Ndee, aku akan khawatir dengan itu, Eo? Ayo kita pulang, Oppa”
kata Ara sebal.
Kyuhyun tersenyum melihat wajah Ara yang sebenarnya kesal dengan
yang diucapkan Kyuhyun. Lebih tepatnya cemburu? Mungkin saja. Mereka berjalan
bersama, jelas saja semua mata menatap pada mereka. Pasangan baru yang sangat
tidak diharapkan oleh gadis gadis yang menamai dirinya Sparkyu, fans berat
Kyuhyun.
“kita pulang kemana?” Goda Kyuhyun
“Apa maksudmu kemana? Oppa antar aku ke rumah, dan setelah itu
Oppa pulang ke apartemen.”
“Ara-ya, Ayo kita tinggal satu rumah!”
“Mworago??”
“Sepasang kekasih disini biasa melakukan itu.Lagipula kau hidup
sendiri dan aku juga sendiri. Itu juga akan menghemat uang sewa bulananmu kalau
kau tinggal bersamaku di apartemen”
“Shiro yo.. Di negaraku tidak diperbolehkan hal semacam itu”
“Tapi ini kan bukan di negaramu.. Ayolah.”
“Shiro…Aku akan dibunuh ayah ibuku kalau tau aku tinggal bersama
pria asing disini, kultur kita sedikit berbeda kalau masalah seperti ini.
Mian..”
“Engg….” Kyuhyun memperlihatkan muka memelas yang sangat jelek.
“Berhenti melakukan itu lagi Cho Kyuhyun-sshi. Aash…Geumanhae.. aku
malu punya pacar seperti itu.” Kata Ara.
“Jadi kau tidak mau tinggal bersamaku?” Tanya Kyuhyun untuk yang
terakhir kalinya.
“Kau mau tinggal bersamaku?” Goda Ara. Kyuhyun mengangguk senang
berharap Ara akan menyetujui hal itu.
“Ada syaratnya…”
“Apa?” Kyuhyun mendengarkan dengan seksama apa yang Ara akan
bicarakan.
“Datanglah ke Indonesia temui orang tuaku dan ajak aku menikah.”
Ara tersenyum puas mengerjai Evil satu ini.
“Mwo ya?? Bukannya aku tidak mau. Tapi bukankah kita masih terlalu
muda membahas pernikahan.” Kyuhyun beralasan.
“Hish, Kau pikir aku mau menikah denganmu?” Ara masih menggoda
Kyuhyun sambil berlalu pergi.
“Apa? Jadi kau tidak mau menikah denganku.” Kyuhyun kesal
mendengar kata kata Ara barusan.
“Anni…mendengar jawabanmu tadi aku jadi tidak yakin, entahlah”
Kekeh Ara.
“Awaas kau yaa Ara-sshi… hei…hei.”
****
Ara sangat sibuk memandang laptopnya.
Mengisi sebuah Applied beasiswa dari
sekolah musik di Amerika. Entah mengapa harapan menjadi seorang pianis
terkenal bergelayut dipikiran Ara. Ambisinya semakin kuat ketika teman temannya
mengatakan bahwa Ara tidak sehebat itu dalam bermain piano. Dan hanya sebuah
kebetulan saja bahwa Ara memenangi tugas perdana itu bersama Kyuhyun. Mereka
menganggap semuanya adalah Hasil kerja keras Kyuhyun dan Ara hanya mendompleng
saja. Ara memang membuktikan musikalitasnya di Kampus. Tapi tetap saja mereka
mengambil celah buruk Ara.
Mati matian Ara mencari info tentang beasiswa keluar Negeri.
Dengan bantuan Miss In Hye, Setelah mendapatkannya Ara langsung saja mendaftar
di beberapa sekolah musik di luar Negeri. Dan Negeri yang dituju adalah Negeri
Paman Sam. Ara bukannya tidak mau mendaftar di Eropa. Tapi Ara memang sudah
terlanjur menginginkan beberapa sekolah musik di Amerika. Applied dikirim bersamaan dengan Sebuah
Essai dan segudang prestasi yang dimiliki Ara di Indonesia, maupun di Korea.
Pengumuman tahap pertama akan diumumkan satu minggu kemudian.
*****
Kyuhyun mencari jam tangan Rolex miliknya, dan menghambur keluar apartemennya
untuk menemui Ara. Hari ini mereka akan berkencan dan tujuan mereka adalah Namsan
tower, dimana menara setinggi 273 meter yang menyuguhkan keindahan korea itu
berada. Sudah kewajiban bagi pasangan untuk datang ketempat itu dan menuju Love
Lock. Tempat setiap pasangan akan memasang gembok dan konon cinta mereka akan
abadi. Ini memang terlihat konyol tapi banyak dilakukan oleh mereka. Kencan
sederhana yang menyenangkan.
Bulan bulan berlalu dan Kyuhyun mulai
disibukkan dengan aktifitas barunya sebagai Trainee di salah satu agensi besar
di Korea, SM entertainment yang telah diketahui di seluruh Negeri bahwa
merekalah pencetak penyanyi penyanyi terbaik. Dan kini agensi besar itu
merekrut Cho Kyuhyun. Cho Kyuhyun tentu saja senang. Cita citanya menjadi
penyanyi dan musisi akan segera terwujud. Kerja keras Kyuhyun selama ini akan
segera terbayar dengan debut pertamanya. Kyuhyun berlatih sangat keras hingga
tidak ada waktu untuk bersama Ara.
Ara mencoba mengerti. Kekasihnya sedang
mengejar mimpinya. Dan dia merasa tidak berhak menuntut apapun walau
hanya sekedar berkencan atau makan bersama. Walaupun pertemuan sudah
sangat jarang, tapi komunikasi mereka masih baik. Ara sangat memahami semua
yang sedang Kyuhyun perjuangkan. Dan Ara juga akan membantunya jika dia
membutuhkannya.
Sesibuk apapun, Kyuhyun tetaplah manusia,
sampai pada akhirnya Kyuhyun sakit, dia mengalami sakit tipus karena terlalu
lelah mempersiapkan debut pertamanya. Dan orang yang selalu ada di sampingnya
adalah Ara. Ara menjaga Kyuhyun siang dan malam. Ara pergi hanya untuk kuliah
dan berganti baju di rumah. Ara menyiapkan segala yang Kyuhyun butuhkan saat
dia tergeletak lemas di rumah sakit dengan baju biru mudanya. Ara adalah yeoja yang setiap hari mengkhawatirkan
Kyuhyun saat dia sedang tidak menungguinya.
“Chagiya…Kubawakan bunga Crisant kuning
untukmu.. Apa kau suka?” Kata Ara pada Kyuhyun dan mengganti bunga yang layu
diatas mejanya.
“aku tidak suka bunga..”
“Jjinjja yo? Kau mau aku membuangnya saja?” Tanya Ara polos.
“Aku lebih suka kau disini bersamaku daripada bunga krisan
itu.”
“Nee chagi, aku akan bersamamu seharian ini. Kau senang?” Kata Ara
sambil mencium pipi kekasihnya itu. Kyuhyun mengangguk dan tersenyum. “Lalu
bagaimana bunganya? Kubuang saja kalau kau tak suka.”
“Jangan chagi, bunga itu
cantik..”
“Lalu aku?” Ara iri karena tidak mendapat pujian yang sama dengan
bunga yang ia bawa itu.
“Kau juga chagi, bahkan lebih cantik.” Kyuhyun tertawa kecil. Dan
Ara menunjukkan muka tidak percaya pada bualan kekasihnya itu.
“Chagi, Aku ingin berjalan jalan. Aku sangat bosan di sini.” Pinta
Kyuhyun.
“ Aaah, baiklah Oppa. Kau mau ke taman samping rumah sakit? Disana
ada banyak anak anak bermain.”
“ Ne…”
Kyuhyun berjalan dengan infus masih menempel di tangannya dan Ara
yang mendorong tiang infusnya. Menatap sekeliling dan merasakan segarnya udara
di luar ruang rawatnya.
“Chagiya…aku ingin segera pulang. Aku rindu kamarku, aku rindu
menjemputmu ke kampus, aku rindu kita berkencan, aku juga ingin ke agensi”
“Ciih, pembohong. Bukannya
selama ini aku sudah terbiasa sendiri tanpa berkencan denganmu dan dijemput
olehmu? Kau hanya merindukan kamarmu dan juga agensimu, Oppa” Goda Ara pada
Kyuhyun.
“Mian hae Chagi, aku terlalu sibuk dengan aktifitas baruku.” Sesal
Kyuhyun.
“Gwaencanha…aku
mengerti. Aku tidak akan menuntut apapun padamu. Ini adalah impianmu Oppa.
Hanya saja, jangan membuatku ingin pergi, jangan berubah, tetaplah disampingku”
“Gumawo…. Ara-ya” Wajah Kyuhyun menatap Ara dan mencium kening
kekasihnya. Ara hanya tersenyum menanggapi kecupan di dahinya.
*****
Hari dimana Kyuhyun pulang ke Apartemennya. Ara datang bersama
SeNa untuk menjemput Kyuhyun. Kali ini mereka menumpang mobil SeNa karena
Kyuhyun pasti tidak bisa membawa mobilnya.
“Gumawo Se Na -ya..” Kata Kyuhyun.
“Ommona. Mwo? daebak. Akhirnya seorang Cho Kyuhyun bisa juga
mengucapkan terimakasih padaku…” SeNa terheran heran.
“ Aku benar benar mengucapkan terimakasih padamu..”Kata Kyuhyun
seperti ingin menjelaskan sesuatu.
“Santai saja, kau adalah pacar sahabatku. Jadi kau adalah
sahabatku juga. Perkara mudah hanya menjemputmu di rumah sakit.” Kata SeNa
mencoba membuat suasana menjadi santai.
“Bukan itu…”
“Lalu..?” Tanya SeNa penasaran.
“Terimakasih karena menjaga Ara selama aku tidak mendampinginya.”
“Yaaak, hentikan omong kosong itu Cho Kyuhyun-sshi. Aku benci
mendengarnya.” SeNa kesal karena digoda Kyuhyun. Kyuhyun terkekeh puas
melihat SeNa kesal. Dia berhasil membuat SeNa iri karena tidak punya kekasih.
"Kau benar benar mau kuturunkan disini ya?" suara SeNa
semakin keras dan Tawa kyuhyun pun semakin meledak.
“Bagaimana Byung So mu?” Tanya Ara.
“Pria itu, Aah jangan tanya dia. Pria itu memang brengsek
semuanya.”

No comments:
Post a Comment