Anyeong Readers,
Salam kenal,
Ini adalah postingan fanfiction (FF)pertamaku. Sebenernya FF ini udah lamaa banget nangkring di laptop dan pernah dipublikasikan di Blogku sebelumnya. tapi karena ada masalah teknis jadi FF yang kupunya aku pindahin ke blog ini.
Maklum sparkyu baru dan author newbie jadi masih banyak kekurangan di sana sini. Oh iya.. selamat menikmati berbagai macam typo yang beredar hehe... semoga kalian suka <3
Terlambat Adalah yang Terbaik
Author : Cho Anna
Genre : Drama, Romance
Category : NC 17
Cast :
Cho Kyuhyun
Ara
Senin, 9
Januari
Musim dingin di Korea
masih akan terasa beberapa bulan lagi, Ara duduk di halte menunggu bus menuju
kampusnya. Ini adalah genap empat bulan setelah kepindahan Ara ke Korea. Bus
yang dia tunggu akhirnya tiba dan dia berjalan masuk menyusuri bus menuju tempat
duduk paling belakang, tempat duduk favorit Ara. Karena posisinya lebih tinggi
maka ia bisa memandang jalanan Seoul pagi menjelang siang itu.
“Ara-ya…!!” teriak seseorang dari
belakang.
Suaranya tidak asing bagi Ara, dia menoleh dan ternyata teman kelas Musik Tradisional Ara
Suaranya tidak asing bagi Ara, dia menoleh dan ternyata teman kelas Musik Tradisional Ara
“Hai Se Na…waa daebak, kali ini kau
tidak terlambat
“Hash, aku takut tidak bisa ikut
kuis lagi karena terlambat…” ujarnya.
“Baguslah….” Kata Ara singkat.
“Okay Class, Karena hari ini semua
dosen ada pertemuan. Kalian pelajari tentang semua jenis alat musik
tradisional korea, lalu pilih satu untuk kalian mainkan saat ujian akhir
semester nanti. Arraseo?” Kata
Seorang dosen yang baru muncul dari pintu.
“Aegesseumnina, Kangsanim.” jawab semua mahasiswa serentak.
Dosenpun keluar kelas, seisi kelas mulai meributkan berbagai macam hal, selain
banyak yang tidak memahami alat alat musik korea, mereka juga kebanyakan tidak
tertarik pada alat musik tradisional.
“Ara…apa yang mau kau
mainkan?” tanya salah satu sahabat Ara, Seo Jin.
“Molla…. Aku sama sekali tidak tau alat musik tradisional korea.. aku
hanya tau alat musik modern, lagipula kenapa harus ada mata kuliah music
tradisional sih?”
“ Ini mata kuliah
wajib sebagai mahasiswa musik Ara-Sshi..” Kata Seo Jin.
Ara berasal
dari Indonesia. Dia bersekolah di Korea National University of Arts Dia pindah ke luar negeri karena dia ingin
sekali pergi jauh dari orang tuanya yang suka bertengkar dan dia sudah sangat
muak selalu melihat mereka tiap hari beradu mulut dan terkadang saling
menampar. Baginya belajar di luar Negeri mungkin akan mendapatkan pengalaman
baru yang menyenangkan dan juga akan terjauhkan dari permasalahan orang tuanya.
Lalu kenapa Korea Selatan. Yaa, karena dia sedikit berharap akan menemukan pria seperti yang
dilihatnya di drama, pria korea di dalam drama yang selalu berlaku baik dan
paling memahami wanita. Tentu saja itu hanya ada dalam drama, tapi itu hanya
alasan kecil saja. Alasan terbesar adalah menjauhkan diri dari orang tuanya.
Bahkan dimanapun tempatnya, asal tidak dekat dengan orang tua yang suka
bertengkar itu adalah hal yang lebih baik.
****
“Hei, ada Kyu di
bawah.” kata segerombol teman teman wanita Ara di kelas, sambil melihat ke
bawah anak tangga.
“ Waah dia akan
keatas…” kata SeNa. “Ini hari senin kan? Kelas Kyu kan disebelah kelas kita.”
Katanya lagi.
“Hei lihat, Kyu
menggandeng MinJi. Aaah yang benar saja. Masa wanita sekelas Minji yang
menggandeng Kyuhyun.” Kata gadis di kelas Ara yang lain.
Kyuhyun adalah salah
satu pria keren dari jumlah stok pria keren yang cukup bisa dihitung jari di
kampus. Semua wanita di kampus mungkin akan tergila gila padanya, tidak
terkecuali Ara. Ara bahkan bisa dikatakan jatuh cinta pada pandangan pertama.
Kyu adalah seorang anak dari keluarga yang sangat kaya raya, ayahnya adalah
pemilik Firma hukum yang terkenal di Seoul dan Ibunya adalah pengusaha kedai
kopi yang memiliki beberapa cabang di seluruh korea.
Pertemuan kali pertama Ara dengan Kyu adalah saat Ara masuk sebagai mahasiswa
pindahan. Saat itu Ara sedang berkeliling kampus pada sore hari untuk melihat
kelas. Dia mendengar ada seseorang yang bermain piano di dalam kelas Musik Post
Modern. Saat Ara mengintip. Dia melihat ternyata Kyu yang sedang memainkannya.
Ara terpesona oleh
dentingan piano yang dimainkan Kyu, mendayu dan terdengar romantis, melelehkan
perasaan siapa saja yang sedang mendengar dan melihatnya. Esoknya karena
penasaran, ia bertanya kepada kenalan barunya saat Kyu berjalan ke kelasnya
yang melewati kelas Ara. Ara baru menyadari, ternyata pria yang dia lihat sore
kemarin adalah idola para wanita di kampusnya. Sangat mengagumkan.. pesonanya
belum tertandingi.
Kyu sangat berbakat
dalam memainkan segala jenis alat musik. Dia mampu bermain piano, gitar, drum,
klarinet, bahkan biola dan yang menjadikan Kyu lebih sempurna adalah dia
memiliki suara emas, suaranya sangat indah. Dia adalah pria yang mendekati
sempurna. Tidak heran kalau benteng pertahanan hati Ara juga akhirnya tumbang pada
pesona pria itu. Kesempurnaannya lah yang membuat dia sedikit lupa diri.
Dia adalah Pria tampan yang sangat Playboy. Ciih menyebalkan. Tapi se playboy
apapun Kyuhyun. Wanita wanita itu juga berderet agar mau bersanding dengan
Kyuhyun.
“Apa apaan ini? Aku
bahkan selalu mengutuk para fans fanatik wanita dalam drama korea yang sangat
keterlaluan dalam memuja pria tampan seperti orang bodoh , tapi sekarang aku
malah menjadi bagian dari mereka, aah aku pasti sudah gila… tapi Kyu memang
sangat tampan” gumam Ara dalam hati.
*****
Ujian Akhir semester
pertama telah terlewati dan hari ini adalah awal masuk semester kedua.
Ara berlari menuju halte bus, dia terlambat karena terlalu asik menikmati
liburan yang sebenarnya telah usai. Dan benar saja… bus yang menuju kampusnya
telah lewat 3 menit yang lalu. Dan dia akhirnya menunggu bus selanjutnya dengan
hati kesal dan mengomel pada dirinya kenapa dia harus bangun kesiangan di hari
pertama masuk kuliah. Ara duduk lemas di halte bus, memandang sepatu kets
pink miliknya. Sepuluh menit terlewati, akhirnya bus yang ditunggunya tiba.
*****
“Selamat pagi.. “
sapa Kangsanim saat masuk ke kelas
Musik Modern.
“Selamat Pagi….”
Sambut semua mahasiswa.
"Seperti yang
kalian ketahui, kita telah bertemu sebelumnya di semester pertama jadi saya tidak
perlu memperkenalkan diri lagi kan? Untuk mempersingkat, saya akan
memberikan tugas perdana kepada kalian, Silakan kalian membentuk
kelompok. Satu kelompok terdiri dari dua orang, dan dalam hitungan ke 10 kalian
sudah harus mendapatkan partner kalian. Siap… hana…deul…set….net….da
seot..yeo seot il goyeo deol a hop….yeol” dan seisi kelas ribut mencari partner
yang sesuai dengannya. Pada hitungan 10 semua mahasiswa telah mendapatkan
pasangannya masing masing dan duduk saling berdekatan dengan pasangannya.
Tok tok tok... Suara pintu depan kelas diketuk oleh seorang pria yang tidak
mungkin semua wanita dapat mengabaikannya“ Selamat pagi, Maaf saya
terlambat…” kata Pria didepan pintu. Itu suara Kyuhyun, dan
serentak wanita wanita di kelas menjadi sangat histeris.
“Kyuhyun-sshi, apa ban mobilmu bocor lagi di jalan?” kata Miss In Hye menyindir.
“Tidak Miss, saya kesiangan…”
“Kesiangan karena mengantar seorang gadis lebih dulu?” sindir Miss In Hye lagi seakan ingin membuat
para mahasiswa wanita di kelasnya patah hati.
"Aaah sial, Miss In Hye
melihatku lagi" Gerutu Kyuhyun, namun dia tidak menjawab.
“Apa saya boleh
masuk?” tanya Kyuhyun.
“ Karena Ini adalah pertemuan pertama. Jadi kamu saya maafkan, cari satu orang
untuk menjadi pasanganmu Kyuhyun-sshi.”
Mendengar ucapan Miss In Hye, para wanita terlihat
sangat menyesal seharusnya mereka datang terlambat bersama Kyu agar bisa
menjadi partner Kyu dalam tugas perdana kuliah ini. Beberapa wanita
menawarkan diri untuk menjadi partner Kyuhyun namun kemudian Ara menyusul di
depan pintu, tok tok tok tok…
“Nugu ya…?” Tanya Miss In Hye.
“Saya Miss….” Ara menunduk masuk ke
kelas
“Aah… Indonesian people and the culture…. Always Late!” Kata Miss In Hye pada Ara dengan nada
keras dan mengejek. Seperti sebuah tamparan bagi Ara ketika budaya buruk negaranya
terbukti dengan tingkah lakunya.
“Maafkan saya… saya tidak akan mengulanginya… “
“Duduklah, dan bergabunglah dengan Kyuhyun untuk tugas pertama kuliah kita…”
“Tugas pertama apa?” Ara bertanya bingung. Hatinya bahkan lebih kaget. “Kyuhyun?
Siapa? Kyuhyun? Aku berpartner dengan Kyu? Apa ini mimpi?” Dia
terkejut sampai sampai tidak bisa bernafas dengan baik, jantungnya berdegup
kencang.
****
“Hei, Ara-sshi…” sapa
Kyuhyun pada Ara
“Eo? Kau tau namaku…? ” tanya Ara Heran. Kyuhyun hanya mengangguk.
“Tidak banyak mahasiswa asing disini, jadi aku sedikit tau tentang nama nama
mereka, termasuk namamu. Aku Kyuhyun. Cho kyuhyun.. Mari bekerja sama dengan
baik..” Kata Kyu sambil mengulurkan tangannya pada Ara.
“Aaaa….Ne, Aku juga sudah tau namamu” Jawab Ara singkat dan membalas senyum Kyu
padanya dengan senyuman yang sama, namun terlihat malu..
"Tentu saja, siapa yang tidak kenal Cho Kyuhyun. Berbanggalah kau sebagai
wanita karena berpartner denganku..Ah iya, aku lupa. Aku melihatmu sedang
menatapku di ruang music saat aku bermain piano dulu, benarkan? " Kyuhyun
membalas dengan congkak sambil tersenyum . Bingo… Ara yang ketahuan
mengintip latihan Kyuhyun tersenyum kecut. Ara bingung apa yang harus
dilakukannya. Kyuhyun hanya tersenyum padanya saja membuat dia lemas bahagia.
Dia salah tingkah, dia bahkan bingung saat mengobrol dengan Kyuhyun. Tidak bisa
dibayangkan Kyuhyun ada didepan matanya dan menjadi partner tugas pertamanya.
ucap Ara dalam hati. Tertinggal bus pertama mungkin adalah keberuntungan untuk
Ara.
"Terlambat masuk
kelas adalah yang terbaik" teriak hati Ara,
Setelah Miss In Hye menjelaskan
tugasnya semua kelompok diminta untuk berdiskusi.
“Okay everybody…the time is over..lets prepare it for two weeks and see
you at Friday…”
“ Okaaaay Miiiiiiss…” JAwab mereka serempak.
Miss
In Hye adalah dosen lulusan sekolah musik di Manhattan, New York dan kembali
lagi ke Korea untuk mengajar. Sifatnya sangat keras, namun menjadi idola karena
kecantikannya yang alami dan keahliannya bermain biola. Dia adalah pemain biola
sebuah orkestra yang terkenal di Korea.
****
“Yaaak Ara-ya, semua
wanita disini iri padamu…” Teriak Se na sambil mengalungkan tangannya ke pundak
Ara.
“ Jadi kau juga?” Goda Ara pada Se Na.
“Ne, aku juga, tapi karena kau temanku..aku senaaaang, kau bisa mengenalkan dia
padaku nanti. Kau tau kan aku sangat menyukai Kyuhyun? ”
“Aa….kau temanku? jadi karena itu kau senang,hah?” Ara mengerutkan dahinya dan
berbicara dengan logat mengejek SeNa.
“Kau tidak mau? Aish, persahabatan macam apa ini.dangkal sekali...” kata Se Na
meninggalkan Ara di gerbang kampus melihat supirnya telah menjemput. Dan Ara
hanya tersenyum melihat tingkah temannya itu.
Semua wanita di kelas
musik modern C memandangi Ara. Seakan tidak percaya Ara yang akan seberuntung
itu mendapatkan Kyu, sebagai partner tugas ini.
Di Gerbang, mobil Kyu melintas dan berhenti di sampng Ara. “Ara, kapan kita akan
mengerjakan tugas kita..”
“Bukankah kita tidak perlu terburu buru?.”Ucap Ara pura pura tidak tertarik
membahas tugasnya. Yaah benar, Wanita. mencoba menutup perasaannya dengan rapi
di depan pria yang disukainya.
“Kau benar juga, aku
ahli bermain semua alat musik, suaraku juga bagus. Itu sudah menjadi
cukup modal untuk kita. Jadi tidak akan memakan banyak waktu..” Kata Kyuhyun
memperlihatkan evil smirk nya. Ara
hanya tersenyum pada Kyuhyun dan Kyuhyun melajukan mobilnya meninggalkan Ara. Sepanjang
perjalanan pulang Ara terlihat sangat bahagia. Dia duduk di kursi belakang bus,
mendengarkan musik dari handphonenya dan memandang jalanan kota
Seoul yang dingin dan cerah. Dia ingin segera menuliskan kejadian hari ini
dalam buku obrolannya denganTuhan.
****
Dear
God,
Ungkapan
apa yang melebihi kata bahagia? aku ingin menggunakannya hari ini juga.
Bagaimana bisa seorang Cho Kyuhyun menjadi partner tugas
pertamaku semester ini. Ya Tuhan.. Rasanya seperti Kejatuhan Ramen paling enak
di Korea, aah bukan bukan,,, rasanya seperti melebihi kata bahagia tadi. Bahkan
dia sudah mengetahui namaku sebelum aku memperkenalkan diri. Kau tau Tuhan?
tatapannya meneduhkan dan hangat... Bagaimana bisa kau menciptakan pria
semacam dia hanya satu buah. Ya Tuhan. Kau tau kan banyak sekali
yang berebut menginginkannya?

No comments:
Post a Comment