Ini yang Kesekian Kalinya
Setelah keluar dari rumah sakit,, Kyuhyun
menepati janjinya. Dia selalu mengantar Ara ke kampus dan masih pergi
berkencan. Walaupun tidak sesering awal hubungan mereka. Ara memahami Kyuhyun
dan bahkan Ara menolak dijemput ke kampus jika Kyuhyun memang sangat lelah.
“Oppa, kau tidak harus menjemputku di kampus atau di rumah
sementara jadwalmu sangat padat untuk persiapan debut solomu. Kau tidak ingat
kau kelelahan kemarin? Kau bahkan tidak menjemputku dan kita jarang berkencan
tapi kau jatuh sakit. Apalagi sekarang…kau pasti jadi lebih lelah.”
“Aku tidak sesibuk dulu sayang, jadi diamlah dan tetap
bersamaku.Eoh?”
“ Kau sangat sulit diatur.”
“ Aku tidak ingin bersamamu hanya waktu aku sakit dan kau
menjagaku. Aku ingin sehat bersamamu dan melakukan apapun bersamamu.”
“Iya, aku juga sama. Malah lebih… tapi kau harus berjanji padaku
kau harus menjaga kesehatanmu. Eoh?”
“Ne, aku berjanji untukmu.” Katanya sambil menggenggam tangan Ara
sepanjang perjalanan mereka.
******
Ara mengecek Email masuk dan ada bebrapa pemberitahuan bahwa
Ara lolos seleksi gelombang ke 3. Kini tinggal satu jengkal lagi Ara akan
mendapatkan beasiswa yang sangat dia harapkan. Pergi ke Amerika dan belajar musik
di sekolah yang sangat terkenal. Tapi perasaan perasaan itu mengerut. Ketika
dia teringat pada kekasihnya, Cho Kyuhyun. Bagaimana dia akan meninggalkannya
disini dan menjalani hubungan jarak jauh yang sama sekali tidak menyenangkan.
Ara ingin membicarakan ini pada Kyuhyun kalau waktunya sudah tepat.
Disisi lain, Kyuhyun semakin sibuk dengan
jadwal take vocal dan semua tetek bengek tentang prosedur debutnya. Sebelum
debut dimulai, Kyuhyun telah mendapatkan seorang manajer dari agensinya untuk
mengatur segala aktifitas Kyuhyun. Rencana awal setelah solo debutnya. Kyuhyun
akan menyanyikan lagu duet bersama sesama trainee baru. Shin Min Ah. Dan itu
sudah disetujui Kyuhyun dan Min Ah sendiri. Mereka terlibat latihan
bersama sepanjang hari selama beberapa bulan dan sepertinya Min Ah menaruh hati
pada Kyuhyun. Pesona Kyuhyun tidak padam walaupun dia sudah punya kekasih.
Mereka sering latihan bersama di agensinya
atau di rumah mereka. Dan Min Ah sering menghubungi Kyuhyun bahkan saat Kyuhyun
bersama Ara. Kyuhyun menganggap Min Ah sebagai kawan seperjuangannya. Mereka
menjadi sangat dekat. Hal itu tentu juga diketahui ARa. Mereka juga kerap
bertemu jika Ara menyusul Kyuhyun di agensinya. Ara juga berteman dengan Min
Ah, hal ini dilakukannya untuk menghargai pertemanan Kyuhyun dan Min Ah.
Perasaan perasaan cemburu tak pelak menjadi permasalahan Ara dan Kyuhyun
jika menyangkut gadis itu. Tapi dia mempercayai Kyuhyun dan ingin selalu
mempercayai Kyuhyun bahwa dia dan Min Ah benar benar berteman.
******
Kegalauan tentang beasiswa dan sekolah di
Amerika itu muncul lagi. Ara mulai tidak yakin apakah dia akan mengambil
kesempatan emas itu. Yang ada dipikirannya adalah bagaimana selalu ada untuk
kekasihnya ketika kekasihnya penat dalam urusan menyanyinya nanti. Kehidupan
menjadi bintang kan melelahkan Mengkonsumsi obat obat penenang karena
terlalu stress dan lainnya. Ara ingin ada di saat Kyuhyun mulai lelah dengan
dunia itu. Tapi Bisakah?
Bagaimana kalau Ara mengatakan tentang
beasiswa ini pada Kyuhyun. Ara tau Kyuhyun pasti menolak. Dia selalu
bilang “Jangan pernah lari dariku…jangan pernah lari dariku walau kau sangat
ingin lari..” , tapi kesempatan emas itu tidak bisa di raihnya dua kali
kan?Kalaupun ada. Pasti keajaiban yang langka.
Ara tidak mau mengganggu Kyuhyun
yang saat itu mengatakan dirinya sangat lelah. Tapi wawancara itu akan dimulai
beberapa hari lagi.
Karena tak ingin merepotkan Kyuhyun untuk
datang ke rumahnya. AKhirnya dia berencana datang ke Apartemen Kyuhyun. Ara
bergegas mengambil jaketnya dan tas jinjing favoritnya dan segera memanggil taxi.
Ara tidak mengatakan apapun, karena pasti Kyuhyun yang akan datang menemui
Ara jika Ara meminta bertemu. Dan hari ini Kyuhyun mengatakan dirinya sangat
lelah dan akan tidur lebih awal.
Pukul Sembilan tepat dia berada di
apartemen kekasihnya itu dan mulai menaiki lift.
Tiba dilantai 26 Lift terbuka dan Ara
berjalan menuju kamar 2602. Yaa apartemen milik Kyuhyun. Ara dan Kyuhyun sudah
berbagi password tempat tinggal mereka sehingga Ara bisa dengan mudah masuk ke
Apartemen Kyuhyun.
Hal yang tidak biasa terlihat di meja
ruang santainya. Botol Soju dan beberapa makanan ringan sangat berantakan.
Kyuhyun tidak pernah membiarkan ruangannya kotor sedikitpun. “Kau kasihan
sekali Oppa, kau pasti lelah sehingga membiarkan mejamu berantakan. Tapi sejak
kapan Kyuhyun Oppa mengkonsumsi Soju?” Akhirnya Ara membersihkan meja itu
sebelum beranjak menemui Kyuhyun yang sedang tertidur di kamarnya.
Setelah membereskan semuanya Ara naik
menuju Kamar kyuhyun, dari tangga bawah terlihat pintunya terbuka. Ara
menaiki tangga satu persatu dan mulai berhenti ketika mendengarkan sesuatu yang
tidak biasa. Sumber suara itu memang dari atas sana.. kamar kekasihnya. Suara
itu semakin kencang, seperti suara desahan seorang wanita. Otak Ara seolah
mengerti apa yang sedang terjadi di dalam. Segera ia mengintip dari pintu yang
tidak tertutup itu. Betapa kagetnya Ara melihat kekasihnya bersama seorang
wanita di ranjang. Hatinya kacau, terluka sangat hebat. Pemandangan memilukan
melihat kekasihnya tidur di ranjang bersama wanita lain. Tidur? Bukan…mereka
bahkan bercinta penuh gairah. “Cho Kyuhyun kau bilang kau lelah..” Amarah Ara
membuncah dan segera membuka pintu itu. Terlihat kekasihnya saling berpagut
dengan wanita lain tanpa busana. Pemandangan memilukan. Ara memandangi mereka
tanpa bicara setelah Kyuhyun terhenyak dari keintimannya dengan wanita lain.
Wanita lain? Siapa dia? Ara melihat wajah gadis itu dan tidak asing baginya.
"Oppa? ,Shin Min ah?… apa yang kalian lakukan?” suara Ara
terbata bata semuanya terasa tersangkut di leher. Dadanya terasa sesak seperti
dihantam batu besar. Menyakitkan seperti ada malaikat pencabut nyawa yang
sedang bermain main dengan nafasnya.
“ Oppa…..kau”
“ Ara, kenapa kau ada disini?"
"Apa hanya itu kalimat yang bisa kau katakan padaku,Oppa?"
"Jjinjja, ini tidak seperti yang kau pikirkan.”
Ara berjalan terhuyung keluar kamar. Rasanya seperti tulang tulang
Ara menghilang dari badannya. Lemas, ingin sekali menjatuhkan diri dan
terbangun dalam tempat tidurnya. Ara berharap ini mimpi buruk..yaa hanya mimpi
buruk yang mengerikan. Tapi nyatanya semuanya adalah kenyataan. Cho Kyuhyun dan
Min Ah sedang bercinta di kamar Kyuhyun. Dia melangkah dengan Sisa sisa
kekuatan yang dimiliki. Dia tidak menangis karena dia masih terkejut dengan
kejadian tadi. Saat Ara membuka pintu hendak keluar. Kyuhyun yang hanya
mengenakan celana pendek menahannya dan mencoba menjelaskan keadaan yang
sebenarnya tidak perlu dijelaskan pun Ara tau ini adalah sebuah pengkhianatan.
Kyuhyun pun menyadari ini adalah sebuah penghianatan. Penghianatannya kepada
Ara. Gadis yang dicintainya.
“Ara, jebal… Aku minta
maaf dan akan ku jelaskan semuanya..” Pinta Kyuhyun pada Ara.
“Apa yang perlu kau jelaskan. Hanya dengan melihatnya pun sudah
sangat jelas.”
“ Ara, mianhanda…jeongmal
mianhanda… “
“ Apa yang harus ku maafkan dari seorang penghianat seperti mu.
Ciiih.. kau rupanya tidak berubah sejak berpacaran denganku, sudah berapa kali
kau membodohiku dengan tidur bersama wanita lain.”
“Anni… ini adalah
pertama kali. Dan Min Ah yang menggodaku.”
“ Yaa, kau benar… Min ah yang menggodamu. Dan kau tergoda? Hah?”
“ Mian hae Ara….”
"Kau bahkan tidak punya malu menemuiku dengan pakaian seperti
itu? Kau pikir kau manusia? Hah"

No comments:
Post a Comment