Saturday, April 11, 2015

AT CLOSE 14



Ini yang Kesekian Kalinya


Setelah keluar dari rumah sakit,, Kyuhyun menepati janjinya. Dia selalu mengantar Ara ke kampus dan masih  pergi berkencan. Walaupun tidak sesering awal hubungan mereka. Ara memahami Kyuhyun dan bahkan Ara menolak dijemput ke kampus jika Kyuhyun memang sangat lelah.


“Oppa, kau tidak harus menjemputku di kampus atau di rumah sementara jadwalmu sangat padat untuk persiapan debut solomu. Kau tidak ingat kau kelelahan kemarin? Kau bahkan tidak menjemputku dan kita jarang berkencan tapi kau jatuh sakit. Apalagi sekarang…kau pasti jadi lebih lelah.”

“Aku tidak sesibuk dulu sayang, jadi diamlah dan tetap bersamaku.Eoh?”

“ Kau sangat sulit diatur.”

“ Aku tidak ingin bersamamu hanya waktu aku sakit dan kau menjagaku. Aku ingin sehat bersamamu dan melakukan apapun bersamamu.”

“Iya, aku juga sama. Malah lebih… tapi kau harus berjanji padaku kau harus menjaga kesehatanmu. Eoh?”

“Ne, aku berjanji untukmu.” Katanya sambil menggenggam tangan Ara sepanjang perjalanan mereka.

******

 Ara mengecek Email masuk dan ada bebrapa pemberitahuan bahwa Ara lolos seleksi gelombang ke 3. Kini tinggal satu jengkal lagi Ara akan mendapatkan beasiswa yang sangat dia harapkan. Pergi ke Amerika dan belajar musik di sekolah yang sangat terkenal. Tapi perasaan perasaan itu mengerut. Ketika dia teringat pada kekasihnya, Cho Kyuhyun. Bagaimana dia akan meninggalkannya disini dan menjalani hubungan jarak jauh yang sama sekali tidak menyenangkan. Ara ingin membicarakan ini pada Kyuhyun kalau waktunya sudah tepat.

Disisi lain, Kyuhyun semakin sibuk dengan jadwal take vocal dan semua tetek bengek tentang prosedur debutnya. Sebelum debut dimulai, Kyuhyun telah mendapatkan seorang manajer dari agensinya untuk mengatur segala aktifitas Kyuhyun. Rencana awal setelah solo debutnya. Kyuhyun akan menyanyikan lagu duet bersama sesama trainee baru. Shin Min Ah. Dan itu sudah disetujui Kyuhyun dan Min Ah sendiri.  Mereka terlibat latihan bersama sepanjang hari selama beberapa bulan dan sepertinya Min Ah menaruh hati pada Kyuhyun. Pesona Kyuhyun tidak padam walaupun dia sudah punya kekasih.
Mereka sering latihan bersama di agensinya atau di rumah mereka. Dan Min Ah sering menghubungi Kyuhyun bahkan saat Kyuhyun bersama Ara. Kyuhyun menganggap Min Ah sebagai kawan seperjuangannya. Mereka menjadi sangat dekat. Hal itu tentu juga diketahui ARa. Mereka juga kerap bertemu jika Ara menyusul Kyuhyun di agensinya. Ara juga berteman dengan Min Ah, hal ini dilakukannya untuk menghargai pertemanan Kyuhyun dan Min Ah.  Perasaan perasaan cemburu tak pelak menjadi permasalahan Ara dan Kyuhyun jika menyangkut gadis itu. Tapi dia mempercayai Kyuhyun dan ingin selalu mempercayai Kyuhyun bahwa dia dan Min Ah benar benar berteman.

******
Kegalauan tentang beasiswa dan sekolah di Amerika itu muncul lagi. Ara mulai tidak yakin apakah dia akan mengambil kesempatan emas itu. Yang ada dipikirannya adalah bagaimana selalu ada untuk kekasihnya ketika kekasihnya penat dalam urusan menyanyinya nanti. Kehidupan menjadi bintang kan melelahkan Mengkonsumsi obat obat penenang  karena terlalu stress dan lainnya. Ara ingin ada di saat Kyuhyun mulai lelah dengan dunia itu. Tapi Bisakah? 
Bagaimana kalau Ara mengatakan tentang beasiswa  ini pada Kyuhyun. Ara tau Kyuhyun pasti menolak. Dia selalu bilang “Jangan pernah lari dariku…jangan pernah lari dariku walau kau sangat ingin lari..” , tapi kesempatan emas itu tidak bisa di raihnya dua kali kan?Kalaupun ada. Pasti keajaiban yang langka.
 Ara tidak mau mengganggu Kyuhyun yang saat itu mengatakan dirinya sangat lelah. Tapi wawancara itu akan dimulai beberapa hari lagi.
Karena tak ingin merepotkan Kyuhyun untuk datang ke rumahnya. AKhirnya dia berencana datang ke Apartemen Kyuhyun. Ara bergegas mengambil jaketnya dan tas jinjing favoritnya dan segera memanggil taxi. Ara tidak mengatakan apapun, karena pasti Kyuhyun  yang akan datang menemui Ara jika Ara meminta bertemu. Dan hari ini Kyuhyun mengatakan dirinya sangat lelah dan akan tidur lebih awal. 
Pukul Sembilan tepat dia berada di apartemen kekasihnya itu dan mulai menaiki lift. Tiba dilantai 26 Lift terbuka dan Ara berjalan menuju kamar 2602. Yaa apartemen milik Kyuhyun. Ara dan Kyuhyun sudah berbagi password tempat tinggal mereka sehingga Ara bisa dengan mudah masuk ke Apartemen Kyuhyun.
Hal yang tidak biasa terlihat di meja ruang santainya. Botol Soju dan beberapa makanan ringan sangat berantakan. Kyuhyun tidak pernah membiarkan ruangannya kotor sedikitpun. “Kau kasihan sekali Oppa, kau pasti lelah sehingga membiarkan mejamu berantakan. Tapi sejak kapan Kyuhyun Oppa mengkonsumsi Soju?” Akhirnya Ara membersihkan meja itu sebelum beranjak menemui Kyuhyun yang sedang tertidur di kamarnya.
Setelah membereskan semuanya Ara naik menuju Kamar kyuhyun, dari tangga bawah terlihat  pintunya terbuka. Ara menaiki tangga satu persatu dan mulai berhenti ketika mendengarkan sesuatu yang tidak biasa. Sumber suara itu memang dari atas sana.. kamar kekasihnya. Suara itu semakin kencang, seperti suara desahan seorang wanita. Otak Ara seolah mengerti apa yang sedang terjadi di dalam. Segera ia mengintip dari pintu yang tidak tertutup itu. Betapa kagetnya Ara melihat kekasihnya bersama seorang wanita di ranjang. Hatinya kacau, terluka sangat hebat. Pemandangan memilukan melihat kekasihnya tidur di ranjang bersama wanita lain. Tidur? Bukan…mereka bahkan bercinta penuh gairah. “Cho Kyuhyun kau bilang kau lelah..” Amarah Ara membuncah dan segera membuka pintu itu. Terlihat kekasihnya saling berpagut dengan wanita lain tanpa busana. Pemandangan memilukan. Ara memandangi mereka tanpa bicara setelah Kyuhyun terhenyak dari keintimannya dengan wanita lain. Wanita lain? Siapa dia? Ara melihat wajah gadis itu dan tidak asing baginya.
"Oppa? ,Shin Min ah?… apa yang kalian lakukan?” suara Ara terbata bata semuanya terasa tersangkut di leher. Dadanya terasa sesak seperti dihantam batu besar. Menyakitkan seperti ada malaikat pencabut nyawa  yang sedang bermain main dengan nafasnya.
“ Oppa…..kau”
“ Ara, kenapa kau ada disini?"
"Apa hanya itu kalimat yang bisa kau katakan padaku,Oppa?"
"Jjinjja, ini tidak seperti yang kau pikirkan.”
Ara berjalan terhuyung keluar kamar. Rasanya seperti tulang tulang Ara menghilang dari badannya. Lemas, ingin sekali menjatuhkan diri dan terbangun dalam tempat tidurnya. Ara berharap ini mimpi buruk..yaa hanya mimpi buruk yang mengerikan. Tapi nyatanya semuanya adalah kenyataan. Cho Kyuhyun dan Min Ah sedang bercinta di kamar Kyuhyun. Dia melangkah dengan Sisa sisa kekuatan yang dimiliki. Dia tidak menangis karena dia masih terkejut dengan kejadian tadi.  Saat Ara membuka pintu hendak keluar. Kyuhyun yang hanya mengenakan celana pendek menahannya dan mencoba menjelaskan keadaan yang sebenarnya tidak perlu dijelaskan pun Ara tau ini adalah sebuah pengkhianatan. Kyuhyun pun menyadari ini adalah sebuah penghianatan. Penghianatannya kepada Ara. Gadis yang dicintainya.

“Ara, jebal… Aku minta maaf dan akan ku jelaskan semuanya..” Pinta Kyuhyun pada Ara.

“Apa yang perlu kau jelaskan. Hanya dengan melihatnya pun sudah sangat jelas.”

“ Ara, mianhanda…jeongmal mianhanda… “

“ Apa yang harus ku maafkan dari seorang penghianat seperti mu. Ciiih.. kau rupanya tidak berubah sejak berpacaran denganku, sudah berapa kali kau membodohiku dengan tidur bersama wanita lain.”

Anni… ini adalah pertama kali. Dan Min Ah yang menggodaku.”

“ Yaa, kau benar… Min ah yang menggodamu. Dan kau tergoda? Hah?”

“ Mian hae Ara….”

"Kau bahkan tidak punya malu menemuiku dengan pakaian seperti itu? Kau pikir kau manusia? Hah"

Ara berteriak pada Kyuhyun dengan mata yang sudah mulai mengkristal. Ara kemudian melesat pergi dengan kekuatan yang baru saja dibangunnya. Lift terbuka dan syukurlah dia seorang diri. Akhirnya loloslah  satu butir air dari sudut sendu matanya itu. Pasti lukanya sangat dalam hingga air matanya pun enggan tertahan di kelopak matanya.

No comments:

Post a Comment