*STILL*
Kau
yang biasanya diam diam menatapku
Kau
yang biasanya mendengarkan ceritaku
Kau
yang biasanya tersenyum cerah
Aku
sedang bersandar pada kenanganmu
Yang
tak ingin aku hilangkan untuk satu saat
Aku
sudah terbiasa, hanya seperti bernafas dan
Seperti
terbaring di sofa tua
Ketika
aku memikirkanmu, aku masih sangat senang.
Cuaca tak begitu bersahabat siang
ini, matahari juga tak nampak menyusur
langit meski sudah setengah hari. Aku melihat orang orang berdiri di tepi toko
sembari menengadahkan tangannya ke langit. Mereka tak bisa kemana mana karena
tidak berpikir hari ini akan hujan. Ku pikir mereka memilih tetap di tempat teduh
sampai air langit ini berhenti, sepertiku.
Aku duduk di balik kaca besar
dengan setumpuk kertas pekerjaan di meja. Laptopku juga tergeletak elegan
disana, bersanding dengan secangkir espresso , krimer, sepotong kue dan pena
bertinta biru. Hujan kali ini menahanku di suatu tempat, Kafe di sudut jalan
yang tak begitu menonjol dengan desain minimalis dan sepi pengunjung. Suasana
ini membuatku terasa sempurna. Terlebih karena tempat ini, menyimpan memori
itu.....
Sembari memeriksa kertas
pekerjaanku , aku teringat harus menelepon teman lamaku untuk membahas bisnis
yang lain. kuraih ponselku yang kuletakkan di meja, memainkan jemariku mencari
kontak yang harus ku hubungi
“Hallo? // Yaa, ini aku Cho
Kyuhyun. // Begitulah // aku sudah baik
baik saja // Haha, benarkah? // Kalau begitu kita harus bertemu // Yaa, baiklah
sampai jumpa sabtu depan. // Huh? Dia.... (nada suaranya menurun) //
Entahlah...(suaranya melemah) // Kami
sudah berakhir... sejak kecelakaan itu.//
Aku menatap kertas kertasku sejenak
dan mulai memeriksa satu persatu faktur penjualan, berapa lama lagi aku harus
berkutat dengan tumpukan kertas ini. Gerutuku... Kuraih espresso di meja dan
menyeruputnya perlahan.
“Aaph...” Espressonya masih panas dan seperti biasa,
selalu membuat lidahku kebas. Kecerobohan yang sudah terjadi puluhan kali
setiap aku minum kopi sejak saat itu.
((( saat itu )))
Tak ada satu menit aku kembali
sesaat pada ‘saat itu’ seorang yang baru
saja ku pikirkan tepat berada di jangkauan penglihatanku. Perasaanku membuncah,
ketika kedua mata ku tak sengaja bertemu dengan manik hitam legamnya yang dulu
diam diam sering menatapku.
Tok...tok...tok....tok...tok... Suara
Dolly Shoes hitamnya yang membentur lantai terdengar semakin kencang, ku rasa
hampir sama kencangnya dengan detak jantungku, meskipun ini bukan lagi jantung
yang sama seperti dua tahun lalu.
Saraf simpatik ku bekerja, meski
jantungku masih tetap berdetak kencang setiap dia mendekat padaku, tapi ada
yang berbeda. Kali ini dia berlalu, tidak lagi duduk berhadapan denganku seperti
dulu, tidak lagi menatapku diam diam, tidak lagi mendengarkan ceritaku, tidak
lagi tersenyum cerah padaku ataupun
meletakkan dua cangkir kopi di meja yang sama denganku. Kali ini, dia duduk
TEPAT membelakangiku dengan ’ seseorang yang lain’ yang juga duduk TEPAT di
hadapannya.
#Still #BlahBlah #Song #MV
#MVFiction #Songfiction #ChoKyuhyun #Kyuhyun #Cut #OneMinute #Still #Waiting
#Waiting,Still #3rdMiniAlbum #Iseng #CaptionPanjang #NulisnyaSemaleman

No comments:
Post a Comment