Fallen For You
Cast :
Baekhyun EXO as Byun Baekhyun
Chaeyeon I.O.I as Jung Chaeyeon
Yura Girl's day as Kim Han Byul
Other Cast :
Find It By Your Self.
Brukkk
Aww
Seseorang menabrak
Baekhyun yang berjalan tergesa gesa menuju parkiran mobil. Tumpukan wardrobe menggunung
yang dibawa di kedua tangannya berserakan di jalan. Tubuhnya jatuh telentang
menantang langit. Kepalanya sedikit terbentur namun itu tidak terlalu parah.
Tapi tubuh bagian bawahnya benar benar nyeri. Dia jatuh telentang, maka satu
satunya anggota tubuh yang paling kesakitan adalah tulang ekornya.
“Gwaencanha yo?” Baekhyun bertanya pada seseorang yang
ditabraknya. Baekhyun kemudian membantu memunguti beberapa pakaian yang jatuh
berserak di jalan.
“Yaaa! Kalau jalan perhatikan sekitarmu. Kau tak punya mata,
huh? Aigo aigo...Aak pinggangku...aak pant... aak” gadis merutuk dan mengeluh
kesakitan.
“ Bukankah aku sudah minta maaf, Kau tidak lihat aku sedang membantumu
merapikan pakaian pakaian ini?” Baekhyun mengambilnya satu persatu
“Sepertinya aku yang lebih butuh pertolongan pertama
daripada barang barangku itu.” ocehnya.
“Hehey, kenapa cerewet sekali!” Baekhyun jadi kesal.
“Omo, kau menabrakku dan sekarang mengataiku. Yaak apa
hebatnya kau..” Dia berdiri sendiri tanpa bantuan Baekhyun dan terus mengomel.
Baekhyun benar benar menahan emosinya, agar dia tidak terpancing dan berdebat
atau jika tidak identitasnya bisa ketahuan.
“Baekhyun-ah, Palli palli...!” Manajer Hyung memanggilnya
dari kejauhan. Dia menunjuk jam tangannya yang berarti dia sudah terlambat dan
harus segera berangkat.
Oh ayolah Hyung,
jangan memanggil namaku di saat saat seperti ini ! Batin Baekhyun
“Yaa, aku sudah membantumu membereskan pakaian pakaian itu,
aku pergi dulu, Aku sudah terlambat.” Ujar Baekhyun dan meninggalkan gadis itu
sendirian.
Baekhyun membiarkan gadis itu memungut sisa sisa baju yang
masih berserakan, kesal dan
“Apa? Baek...Baekhyun? Baekhyun penyanyi itu. Daebak! Aaah
yang benar saja. Tapi.... tapi benar hari ini dia pergi ke teater untuk
pembacaan naskah... Woaah, artis sekelas Baekhyun yang di puja puja semua orang
karena sopan santunnya itu ternyata. Woa Wooaah, selama ini aku tertipu. Sopan
santun apanya!” Rutuk gadis itu bahkan setelah Baekhyun mungkin sudah
meninggalkannya ribuan meter.
“Eoh? Apa ini?” Gadis
itu menemukan sebuah kotak berwarna cokelat. Ya, kotak milik Baekhyun dari
mantan kekasihnya. Dia tak sengaja menjatuhkannya setelah insiden tadi.
Gadis itu buru buru membukanya dan melihat apa isi kotak
berwarna cokelat itu sekilas, karena dia teringat pekerjaannya, lalu dia
mengantongi kotak itu di saku baju hangatnya.
Kesal itu masih saja memucuk, karena gadis itu mengalami
beberapa gejala tidak enak di bagian tubuh bawahnya. Tentu saja karena insiden
tabrakan dengan penyanyi terkenal yang harusnya menjadi momen langka yang
manis. Tapi nyatanya momen itu membawanya ke rumah sakit, memeriksakan apakah
tulang ekornya baik baik saja. Apakah tidak ada syaraf yang mungkin merusak
tulang belakangnya dan merambah ke kondisi otaknya.
Yah, meski ketika hasil CT scan mengatakan seluruh tubuhnya
baik baik saja. Tapi gadis pendendam itu benar benar tak bisa tinggal diam.
Baekhyun harus mendapatkan ganjarannya.
“Lihat saja apa yang akan kulakukan padamu, Byun Baekhyun!
Cih, Penyanyi yang punya sopan santun apanya. Enyahlah dari muka bumi ini
karena telah membuat pantatku kesakitan.” Kutuk gadis itu.
**Fallen for You**
Pagi ini, Manajer Hyung sudah sibuk dengan handphone dan
tabletnya. Beberapa orang meneleponnya dan tangannya sibuk mengacak acak isi
artikel seseorang. Baekhyun berjalan dari kamar tidurnya ke dapur mengambil
segelas air putih.
“Hyung, sibuk sekali pagi begini.” Tanya Baekhyun dengan
wajah polos bangun tidur sambil mengucek ucek mata kiri. Dia nampaknya belum
menyadari apa yang terjadi jika dilihat dari pertanyaannya pada Manajer Hyung.
Oh ayolah, lihat saja matanya yang masih menutup separuh itu. Jelas jelas dia
baru sadar dari tidur singkatnya.
“Kau belum mengecek handphonemu? Kau menjadi daftar
pencarian teratas di beberapa situs online.” Jawab Manajer Hyung.
“Benarkah?” Baekhyun mendekati Manajer Hyung, wajah polos
ceria itu muncul. “Karena penampilan spektakulerku di konser semalam? Haah, Byun
Baekhyun memang mempesona!” Katanya sambil menopang dagu dengan kedua tangan.
“ Jangan bertingkah sok imut, kau sudah menghancurkan image
baikmu sekarang.” Kata Hyung sambil terus mencari cari situs mana lagi yang
menjadikannya daftar pencarian nomor 1.
“Wae?” Baekhyun penasaran dan mengambil alih tablet dari
tangan manajer Hyung.
Baekhyun membaca sebuah artikel, yang ditulis oleh salah
seorang netizen di forum Pann.
“Hari ini Byun
Baekhyun pergi ke salah satu universitas di Seoul, dan dia tanpa sengaja menabrakku,
aku terjatuh dan terluka, barang barangku juga berserakan di jalan. Aku pikir
dia akan menolongku. Tapi dia malah meninggalkanku begitu saja.
Begitulah awal cerita netizen di forum itu, kemudian
paragraf berikutnya menjelaskan kronologi secara lengkap dari kejadian itu.
Tentu saja, postingan tersebut dibanjiri ratusan bahkan ribuan komentar netizen
yang lain. Banyak yang menghujat Baekhyun tetapi tak sedikit juga fans yang membela.
“Aku tahu, tidak ada
yang sempurna dari manusia! Tapi Baekhyun, kau sungguh keterlaluan.”
“Oppa, bagiku kau
tidak lagi tampan.”
“lol, ungkapan orang
tampan bebas melakukan segalanya sepertinya sudah tidak berlaku lagi.”
“Baekhyun-sshi, kau harus
datangi dia dan meminta maaf atau kami akan membuatmu tak bisa tampil di
televisi lagi.”
“Hei fangirl bodoh,
lihat idola pujaan kalian. Bahkan jika kalian mati di depannya. Dia pasti tetap
mengabaikanmu.”
“Apa begitu caramu
memperlakukan wanita?”
“Tiga tahun kau
membangun image yang baik, dan sekarang kau menghancurkannya.”
“Bicaralah dengn
bukti. Kau bahkan tidak melampirkan foto. No pict is Hoax, right?
“Ada alasan dia
melakukan itu, aku tahu Baekhyun benar benar pria yang memiliki sopan santun dan
bertanggung jawab.”
“Setuju, aku yakin
Baekhyun hanya difitnah.”
“Baekhyun oppa, aku
akan tetap mendukungmu.”
“Lihat! fangirl bodoh
mulai beraksi. Lol lol lol”
“Hei Unnie, kau
menfitnah Baekhyun kan?”
“Tak ada bukti bahwa
Baekhyun menabrakmu, go get a life!”
“Unnie, jika aku jadi
kau. Aku tidak peduli asalkan pada akhirnya aku bisa berfoto atau mendapat tanda tangannya.”
Begitu banyak komentar kebencian juga dukungan, tak lelah
Baekhyun juga menskroll seluruh komentar sampai Manajer hyung meraih tablet
itu dari tangan Baekhyun.
“ Dia menyebarkan kebencian dengan cepat. Semua portal
online membicarakanmu. Baekhyun-ah, kenapa kau melakukan itu?”
“Ini fitnah Hyung. Dia benar benar berlebihan. Aku bahkan
membantunya memunguti baju baju yang dibawanya. Tapi aku memang bersalah karena
meninggalkannya begitu saja saat Hyung memanggilku.... Aaah matda! Aku sudah
menyembunyikan identitasku dengan baik, tapi Hyung seenaknya saja memanggil
namaku.”
“lalu kau mau kupanggil Yaa! Yaa! Yaa! Kau pikir berapa
orang yang akan menengok jika kupanggil begitu.”
“Tak masalah, karena akan lebih banyak orang yang menengok
padamu jika kau memanggil namaku keras keras.”
“Oh baiklah, ini juga kesalahanku. Lalu jika agensi tahu,
bagaimana jika aku dipecat dari perusahaan?”
“Yaa, kenapa kau selalu membahas pecat pecat dan pecat. Kau
benar benar ingin meninggalkanku ya?! Huh?” Baekhyun meninggikan suaranya.
Kesal karena manajernya selalu mengatakan tentang pemecatan. “Hanya aku yang
bisa memecatmu dan itu tidak akan pernah terjadi.” Katanya.
“ Aigoo pria mellodrama ini benar benar membuatku terharu
sepagi ini.” Komentar Manajer Hyung. “Tapi menangisnya nanti saja, kau lihat
aku harus membereskan masalahmu ini? Kau tenang saja. Hari ini istirahat. Lusa
kau harus mulai latihan.”
“Lu...Luusa?”
Drrrrt...drrrrt....
From XXXXXXXXXX
“Baekhyun-sshi, Kau
baik baik saja? Aku melihat beritanya di internet.”
Sebuah pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal.
From : Baekhyun
“Nuguseyo?”
From : XXXXXXXXXX
“Ini Hanbyul.”
From : Baekhyun
“Ya, aku baik baik
saja. Terimakasih atas perhatianmu.”
From : Hanbyul
“Ini pasti terjadi
setelah kita bicara siang kemarin kan? Maafkan aku.”
From : Baekhyun.
“Bukan salahmu, kau
tenang saja.”
From : Hanbyul
“Aku benar benar
minta maaf, jika aku tak memintamu bertemu pasti kejadian ini bisa
dihindari.”
“Yaah, lagipula
ini sudah terjadi..” Gumam Baekhyun. Dia menghela nafas lalu meletakkan
handphonenya di meja kerja Manajer Hyung. Baekhyun tidak berencana membalas
pesan terakhir Hanbyul.
“Apa?” tanya Manajer Hyung mendengar gumamam Baekhyun.
Tiba tiba Baekhyun teringat kotak pemberian Hanbyul, dia
sudah mencarinya di saku jasnya kemarin tetapi tidak ada. Jadi Baekhyun
berpikir kotak itu tertinggal di mobil.
“Hyung, kau lihat kotak berwarna cokelat di mobil?
Sepertinya aku menjatuhkannya di sana.” Tanya Baekhyun.
Manajer Hyung menggeleng. “ Tidak ada apa apa di mobil. Memang apa yang kau cari, huh?”
“Matilah!” Baekhyun berlari menuju kamarnya, mencoba mencari
di jas kemarin dan tas yang dibawanya. Tetapi nihil. Benda itu tidak ditemukan
dimana mana.
“Hyung, kau benar benar sudah memeriksanya?”
“Eoh, berkali kali. Dan tidak ada. Yaak, apa itu penting sekarang dibandingkan imagemu yang hampir rusak”
“Hyung, aku pergi dulu. Mana kunci mobilnya.”
“Yaa..kau mau kemana? Yaaa, kau tidak mendengarku Baekhyun-sshi! Yaaaa” Teriak Manajer Hyung melihat Baekhyun
berlari ke kamar mengambil coat tebalnya.
Dugaan Baekhyun hanya tempat itu, tempat dia menabrak gadis yang
sekarang membuatnya dalam masalah. Baekhyun mengenakan syal favoritnya, masker,
topi dan kacamata hitam. Dia mencari di sekitar, tetapi tak berhasil ditemukan.
Yah, kenapa begitu
peduli. Bahkan jika aku membuangnya itu adalah hak ku karena benda itu sudah
jadi milikku.
Tetapi mengapa aku
merasa kehilangan benda itu..
** Fallen for You**
Latihan pertama di mulai, Baekhyun dan Hanbyul, keduanya
berusaha berakting se profesional mungkin meski hati Baekhyun masih terus
bergetar jika manik matanya bertemu dengan bola mata Hanbyul. Satu satunya kelemahan
Baekhyun adalah Baekhyun terlalu konsisten dengan perasaannya dan terkadang,
kelemahan itu terlalu memuakkan.
“Baekhyun-sshi...” Hanbyul memanggil mantan kekasihnya dari pintu
ruang ganti setelah latihan berakhir. Baekhyun berhenti, menengok ke arah
datangnya suara.
“Ada apa?” Tanya Baekhyun.
“Emm, kau sudah membacanya?”
“Membaca apa?”
“Di kotak cokelat.”
“Ah itu, sebenarnya...”
“Baekhyun-ah, ayo cepat kita terlambat.” Panggil manajer
Hyung pada Baekhyun.
“Kau belum membacanya?” Raut kekecewaan terlihat jelas di
wajah berpeluh Kim Han Byul saat itu.
“Maafkan aku.”
“ Tak apa, aku tahu mungkin sulit untukmu bahkan hanya untuk
membuka hadiah pemberian dariku. Tapi ku harap setelah membacanya, beri aku
jawaban.” Kata Hanbyul disertai senyuman Hanbyul yang selalu mempesona dan yang
selalu berarti kegagalan bagi Baekhyun untuk menghentikan perasaannya.
Latihan terus bergulir setiap hari, dan sangat jelas di mata
Baekhyun bahwa Hanbyul sengaja mendekatinya, memberi perhatian yang lebih
padanya, hingga akhirnya Hanbyul mengutarakan perasaannya pada saat break latihan.
“Apa perlu ku katakan disini jika kau tak sekalipun
berencana membaca surat dariku?” Tanya Hanbyul. “Aku tahu kau masih mencintaiku
dan itu menyakitiku Baek, kau membuatku semakin merasa bersalah. Aku bodoh
karena memutuskan meninggalkanmu tetapi aku masih terus menerus memikirkanmu.
Saat latihan, pentas, makan, menjelang tidur dan bahkan saat berdua dengan
Jonghyun.”
“ Tak ada yang bodoh, kau melakukan tindakan yang tepat.
Jangan pernah menyesalinya.” Jawab Baekhyun.
“Baekhyun-ah, demi Tuhan kau seharusnya memakiku, membenciku
dan bersikap kasar padaku.”Hanbyul begitu emosional mengungkapkan perasaan pada
mantan kekasihnya.
“Ya!Dasar jalang,meninggalkanku demi bergantung pada pria
lain seperti pelacur yang hidup seperti parasit! ” Bentak Baekhyun pada Hanbyul,
Hanbyul membuka mulutnya, tidak percaya dengan kata kata yang keluar dari mulut
Baekhyun. Dia bahkan melangkah mundur karena begitu terkejut. “Begitu?” tanya
Baekhyun menurunkan nada suaranya. “ Kau senang jika aku membentakmu,
membencimu dan bersikap kasar padamu?” Baekhyun lalu mundur berpaling dari
Hanbyul.
“Kembalilah padaku Baek-ah..” Demi apapun, siapa yang
menyangka Hanbyul akan meminta Baekhyun kembali padanya, bahkan secepat itu.
“Nega wae?” Ucap Baekhyun meninggalkan Hanbyul sendirian. Benar,
jelaskan padaku, mengapa Baekhyun harus kembali padanya setelah pengkhianatan
itu?
*Fallen for You*
“Kau masih mencintaiku Baek! Jangan mengingkarinya.”
Baekhyun berbaring di tempat tidur dengan sedikit peluh yang
mengucur membasahi kening dan pipinya. Matanya masih terpejam tetapi pergerakan
tubuhnya resah.
Tak lama matanya terbuka, nafasnya memburu. Sepertinya
Baekhyun baru saja bermimpi.
“Kenapa aku seperti ini..” Gumam Baekhyun. Baekhyun turun
menuju dapur mengambil segelas air
putih. Pikirannya masih tertuju pada mimpinya. Di mimpinya tidak ada siapapun
kecuali suara itu.
Aku harus menemuinya
From : Baekhyun
Kau di rumah? Berikan
aku alamat tempat tinggalmu
Baekhyun menuju alamat yang sudah diberikan Hanbyul lewat
pesan singkat. Kini Baekhyun berdiri di depan rumah yang cukup besar di dekat
rumah lamanya yang juga berdekatan dengan rumah orang tua Hanbyul.
“Aku benar benar ingin bertanya padamu mengapa kau kembali
ke Korea setelah pergi sejauh itu meninggalkanku?” Tanya Baekhyun bertatap muka
dengan mantan kekasihnya.
“Aku mencarimu Baek-ah!”
“Bahkan jawabanmu benar benar membosankan Byul-ah. Apa kau
tidak bisa mencari jawaban yang...”
“Aku merindukanmu.”
Perlahan Hanbyul menghampirinya, tubuhnya mendekat dan kedua
tangannya mengulur di pinggang Baekhyun. Hanbyul memeluk mantan kekasihnya.
Baekhyun mematung, serangan Hanbyul selalu tiba tiba dan
Baekhyun tak bisa menghindarinya. (Atau mungkin Baekhyun memang tidak berencana
menghindarinya) Hanbyul menyesal dan memohon pada Baekhyun untuk memaafkannya.
“Aku sudah memaafkanmu sejak lama Byul-ah. Jangan memohon
padaku seperti itu. Itu melukai hatiku.” Jawab Baekhyun.
Baekhyun tentu saja luluh dengan pelukan Hanbyul. Kebencian,
kecewa dan rasa sakitnya melebur begitu saja. Kerinduan empat tahunnya terbayar
hari ini. Memeluk Hanbyul adalah kenyamanan terbesarnya dan kini punggung gadis
itu ada dalam sentuhannya.
“Baek-ah, apa kau merindukanku?”
“Eoh...” Jawab baekhyun masih memeluk mantan kekasihnya.
“Sangat merindukanku?”
“Eoh..”
“Mencintaiku?”
“Eoh...”
“Mau hidup bersamaku?”
“Mmm... entahlah..” Goda Baekhyun pada Hanbyul. Akhirnya
kebekuan musim dingin serta hubungan Baekhyun dan Hanbyul sama sama menemukan
kehangatannya. Apakah ini hari pertama mereka?
**Fallen For You**
Tim Wardrobe hari ini datang membawa kostum kostum yang akan
digunakan pemain. Baekhyun, Hanbyul dan pemain yang lain juga harus melakukan
fitting kostum musikalnya. Seorang wanita masuk ke ruangan, seorang desainer
muda kebanggaan korea selatan. Drama musikal kali ini benar benar tidak main
main dalam pengerjaannya. Selain desainer terkemuka, dan pemain yang apik,
untuk musik pun dipersembahkan oleh maestro terkenal negeri ginseng.
“Selamat pagi semuanya, perkenalkan namaku Kim Dahyum, aku beserta
tim yang akan mengurus wardrobe semua pemain disini dan mohon kerjasama.”
“Ne.. Kau juga sudah melakukan yang terbaik.” Jawab semua
pemain.
“Oh ya, aku lupa ini adalah asistenku Jung Chaeyeon yang akan
membantu kalian jika aku tidak ada disini. Dia yang akan bertanggung jawab akan
kostum kalian.” Kata desainer Dahyum.
Gadis itu berdiri persis di belakang Kim Dahyum, sebelum
bergeser mensejajarkan bosnya. Dia hanya membungkuk memberi salam dan terus menunduk,
dia tidak berencana memandang semua pemain disana karena sebuah alasan.
“ Selamat pagi, nama saya Jung....”
“Huh? Neo?” Teriak Baekhyun seperti tidak asing dengan wajah
gadis itu. Gadis itu berpaling dari Baekhyun menunduk ke arah lain. Tetapi
terlambat, Baekhyun sudah mengenalinya lebih dulu. Baekhyun berdiri dari
duduknya kemudian menghampiri gadis itu.
“Neo, tarawa!” Perintah Baekhyun.
To Be Continued...
(Gimana? Boring? Author Boring banget baca ceritanya, karena bagian Hanbyul terlalu banyak, kenapa harus sampe dua part untuk bahas mantan, tapi ah ya sudahlah, mau gimana juga Baekhyun tetep jago kok di bidang pemakaian eyeliner. haha apa maksudnya?! Author cuma mau menyelesaikan perang batin BH sama HB dulu sebelum ada si Chaeyeon. Nah udah bisa ditebak kan, siapa itu Jung Chaeyeon? Wkwkw.... baiklah, part ke 3 mungkin akan dipublish agak lama karena tiba tiba hilang minat lg sm Baekhyun dan mentok lagi ceritanya... )

No comments:
Post a Comment