Untuk seseorang
yang merasa lumrah dengan candaan menggoda dengan alasan kami telah melakukannya
sejak lama, bahkan lebih dulu sebelum mengenalmu… Apakah kau tipe pria yang mudah mengeluarkan kata
kata seperti itu pada wanita yang lebih dulu kau kenal daripada aku?
Hei, Apa kau
masih laki laki yang menenteng tas dan bergaya memasuki kampus? Apa kau masih seorang mahasiswa dengan segala
sikap tanpa komitmen? Apa kau masih tipe pria dengan segala kebebasanmu?
Bahkan candaan juga mengenal usia,
Seusia kita, Kita
tidak akan membercandai seseorang dengan mengolok olok nama orang tuanya. Karena
membercandai seseorang seperti itu adalah tingkah laku anak pubertas yang
menginjakkan kakinya di bangku SMP.
Kita tidak
memainkan candaan seperti itu seusia kau berada sekarang.
Bahkan candaan
juga mengenal status.
Kau boleh
membercandai seorang gadis jika kau adalah seorang yang masih sendiri. Tidak
ada hati yang terikat. Tapi jika kau mempunyai seseorang dihatimu tapi kau juga
membercandai ah lebih tepatnya candaan yang menggoda pada gadis lain? Bukankah
kau tidak ada bedanya dengan temanmu yang selalu kau sebut suka menggoda banyak
gadis?
Seusia kita, kita
tidak bisa mengumbar godaan kesana kemari. Menbercandai seseorang gadis lain sementara kamu menaruh hatimu pada seseorang. Tidak
bisakah kamu paling tidak memikirkan perasaannya?
Kamu memutuskan
untuk berbagi hidup dengan seseorang, maka sebuah komitmen untuk seminimal
mungkin tanpa saling menyakiti seharusnya ada dalam daftar tujuan bersama.
Kamu memutuskan
untuk berbagi hidup dengan orang lain, maka seharusnya kamu bisa mengerti batas
candaan apa yang seharusnya kamu mainkan dengan gadis gadis yang lebih dulu kau
kenal itu. Karena apa? Karena kamu memiliki seseorang yang menjaga perasaanmu.
Maka, tidakkah kau harus melakukan hal yang sama dgn orang yang kau jaga perasaannya?
Apa? Berlebihan? Ketakutan
kau tinggalkan lagi? Lalu jika iya kau mau apa?
Apa kau tidak
takut ku tinggalkan?
Jika tidak takut harusnya kita selesaikan saja dulu, tidak perlu menelepon kembali dan mengatakan hal yang tidak perlu.
Ah terlalu sulit
bicara dengan orang bebal, egois dan menang sendiri.

No comments:
Post a Comment